Anak-anak Samba menggoyangkan kaki di London Barat. Ini menandai musim baru Arsenal di Liga Primer Inggris dengan sempurna. Fulham dibuat tak berdaya di rumahnya sendiri. Untuk kali ini, angkat jempol untuk racikan Arteta.
JAKARTA – Fanatisme Arsenal tentu masih ingat, saat Pierre-Emerick Aubameyang mengangkat trofi Piala FA di Wembley satu bulan lalu. Harapan datang bersama ambisi. Nah gambaran itu pun kali ini terlihat jelas saat tim yang ditukangi Arteta itu tampil dengan gaya yang benar-benar berbeda. Ya ada duo samba di sana; Gabriel Magalhaes dan Willian yang mampu mencuri mata publik.
Benar-benar warna baru. Arteta berani memainkan Willian dan Gabriel Magalhaes sejak awal. Keduanya diberi kesempatan untuk melakoni debut penuh. Tak perlu waktu lama, keduanya jadi sosok elementer dalam memberi The Gunners kemenangan telak 3-0 di Craven Cottage.
Willian memproduksi dua assist, termasuk keterlibatannya dalam gol pembuka Alexandre Lacazette, sementara Gabriel turut mencetak gol lewat tandukan setelah mendapatkan umpan tendangan sudut dari kompatriotnya itu. Untuk pemain baru yang menjalani debut di laga pembuka dan langsung kontributif, itu fantastis!
Masih banyak yang bisa dikerjakan untuk melakukan perombakan lebih lanjut sebelum bursa transfer ditutup pada 6 Oktober mendatang. Namun cara bermain yang ditunjukkan skuad Mikel Arteta di London Barat seolah menggambarkan bahwa mereka tim yang sudah siap untuk bersaing dengan para rival di musim ini.
Setelah menuntaskan periode 2019/20 di posisi tak familiar bagi Arsenal, Arteta menyadari pentingnya untuk tidak tergelincir di sejumlah laga pembuka.
Petanda buruk seolah datang bagi Arsenal ketika Dani Ceballos dan Eddie Nketiah terlibat ketegangan saat melakukan pemanasan jelang kick-off, tetapi momen ini tak berpengaruh pada tim. Ketika pertandingan dimulai, klub London Utara tancap gas!
Gabriel menempati posisi jantung pertahanan dalam skema tiga bek bersama Rob Holding dan Kieran Tierney. Meski beberapa sentuhan pertamanya terlihat gugup, defender Brasil ini kemudian bisa menguasai pertandingan layaknya tengah berada di pantai Copacabana.
3️⃣ points + 3️⃣ goals + 1️⃣ clean sheet = A happy manager
😄 @m8arteta #FULARS pic.twitter.com/GmX8s8wUdB
— Arsenal (@Arsenal) September 12, 2020
Permainan pemain berusia 22 tahun itu mencuri perhatian di lini belakang, baik saat mengendalikan bola atau ketika membantu tim di depan. Dia membuat 113 umpan secara keseluruhan – 20 lebih banyak dibandingkan seluruh rekan setimnya – dengan 106 umpan berakhir sukses.
Ketika Fulham melakukan serangan sporadis, Gabriel lebih sering memenangkan bola dan melakukan sapuan di pertahanan timnya.
Arsenal memang belum menjalani tes sesungguhnya di musim ini, tapi ini menjadi bukti kenapa mereka begitu ngotot untuk mengalahkan Napoli, Manchester United dan Everton dalam mengamankan tanda tangan Gabriel. Debut sempurna, debut impian, dia menanduk bola hasil dari sepak pojok Willian di awal-awal babak kedua.
Di paruh pertama, Arsenal telah menunjukkan dominasinya menuju babak kedua dengan memimpin satu bola berkat sentuhan manis Alexandre Lacazette saat laga baru berumur delapan menit. Willian, yang mengakhiri babak pertama dengan akurasi passing 100 persen, menjadi otak saat tim melakukan build-up, tembakannya dapat diselamatkan kiper lawan sebelum Lacazette menyontek bola rebound.
Gol Laca memang biasa, tapi performa Willian luar biasa. Mantan personel Chelsea ini terlihat sangat mengancam setiap kali mendapatkan bola, menghadirkan problem nyata di pertahanan Fulham dengan lari kencang dan gerak kaki yang gesit.
Dia terus membawa atribut itu di babak kedua, mengarahkan bola corner untuk ditanduk sempurna Gabriel yang menggandakan kedudukan bagi tim lalu menyervis Aubameyang untuk gol ketiga Arsenal. Gol sang striker seperti mereplika skema saat menjebol gawang Liverpool di Community Sheild kontra Liverpool.
Bergerak dari belakang, melibatkan Bernd Leno, Gabriel, Granit Xhaka dan Hector Bellerin sebelum manuver Mohamed Elneny berakhir dengan umpan Willian yang menciptakan ruang gerak bagi Aubameyang, yang tembakan melengkungnya ke tiang jauh membuka pundi golnya di kampanye baru.
Petualangan Liga Primer musim ini masih sangat panjang, tapi para rekrutan baru Arsenal telah memperlihatkan kesan pertama yang begitu aduhai. Bukan mustahil ‘goyang’ samba akan kembali tersaji di laga-laga berikutnya. (mas/bro)
Starting as we mean to go on! 😤
✅ #FULARS pic.twitter.com/UcIKW12VkI
— Arsenal (@Arsenal) September 12, 2020











Komentar