oleh

Messi Dianggap Terlalu Dini Diturunkan di Pertandingan PSG Lawan Strasbourg

JAKARTA-‘Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Mauricio Pochettino menyebutkan kedatangan Lionel Messi telah menciptakan suasana yang positif di klub Ligue 1 tersebut. Tetapi Messi dianggap masih terlalu dini untuk langsung diturunkan dalam pertandingan kandang melawan Strasbourg.

Pertandingan Ligue 1 tersebut akan digelar di Parc des Princes pada Minggu dinihari pukul 02.00 WIB.

Berbicara di konferensi pers pada Jumat menjelang pertandingan tersebut, tugas awal Pochettino adalah memadukan skuad PSG yang bertabur bintang.

Baca Juga:   Neymar-Messi-Mbappe Pesta Gol, PSG Menang Telak 5-1

PSG kehilangan gelar liga Prancis ke Lille musim lalu dan tersingkir di semifinal Liga Champions oleh Manchester City, meski diperkuat sederet pemain top, di antaranya Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria.

Kedatangan Messi akan semakin membuat suporter dan manajemen klub berharap PSG dapat memenangkan gelar Eropa pertama mereka.

“Tantangan kami sekarang adalah memastikan semua pemain top ini membentuk tim yang mampu menghadapi semua tantangan di depannya,” kata Pochettino dalam konferensi pers tersebut, seperti dikutip Reuters, Jumat. “Kami ingin memastikan tim ini menjadi satu kesatuan yang kuat.”

Baca Juga:   Messi Ingin Terus Bela Argentina sebagai Juara Dunia

“Mengenai kapan kita mungkin melihat Leo Messi beraksi, ini adalah hari kedua pelatihannya setelah sebulan sejak dia memainkan pertandingan terakhir di Copa America.

“Kami akan mengambil langkah demi langkah, mengenal satu sama lain dan membuatnya merasa fit dan nyaman sehingga dia bisa melakukan debutnya saat dia benar-benar fit,” ungkap Pochettino.

Baca Juga:   Tiba di AS, Lionel Messi Mengaku Tak Sabar Bermain di Inter Miami

Messi memenangkan 10 gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions selama 17 tahun di tim senior Barcelona. Dia juga akhirnya bisa memenangkan trofi pertamnaya bersama Timnas Argentina setelah mengalahkan Brazil 1-0 di final Copa America pada 11 Juli. (ant/dna)

Komentar

Berita Lainnya