CIANJUR – Lima orang remaja sedang asik mandi di Pantai Cieurih, Desa Jaya Giri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (12/8/2021) sekitar pukul 10.15 WIB hanyut terseret arus ombak ke tengah laut.
Empat orang selamat dan satu orang hilang, hingga kini masih dalam pencarian tim SAR Cianjur.
Menurut informasi, saat itu kelimanya tengah asik berenang lalu datang ombak setinggi 5-7 meter.
Korban selamat adalah Rio warga Sukawangi Jaringao, Ilham warga Desa Girijaya, Apep warga Kampung Singkup Desa Sukamulya, Gunawan warga Kampung Pasirkopa Desa Mekarwangi Kecamatan Sindangbarang.
Sementara Hilman warga Kampung Ciogong masih dalam pencarian petugas.
Sebelumnya mereka akan berenang di Pantai Apra di Kecamatan Cidaun namun urung hingga kelimanya pindah lokasi berenang di Pantai Cieurih Kecamatan Sindangbarang.
Warga sempat melarang kelimanya berenang, namun mereka nekat tetap berenang.
“Empat orang bisa selamat dari amukan ombak besar sedangkan Hilman terus terseret arus ombak ke tengah laut,” ujar Ahmad Sanusi (50) warga setempat menirukan ucapan remaja yang selamat dari amukan ombak.
Kapolsek Sindangbarang AKP Muhaemin mengatakan, korban merupakan sorang santri Pondok pesantren Baleendah Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur.
“Saat ini sedang dilakukan pencarian dan penyisiran di sekitar pantai dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Melakukan pencarian, Satpol PP, Basarnas, Retana, ORARI dan BPBD Kabupaten Cianjur,” kata Kapolsek.
Hari kedua pencarian terhadap santri atas nama Hilman, Jumat (13/8/2921), masih belum menunjukkan hasil.
Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan, tim SAR menyisir ke arah barat sejauh 5 Km dan 5 Km arah timur dari lokasi kejadian awal.
“Pukul 12.00 WIB pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB,” katanya, Jumat. (PenaKu.ID)











Komentar