MATARAM–Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr H Zulkieflimansyah menegaskan pinjaman dana sebesar Rp750 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) diprioritaskan untuk dua item pembangunan prioritas. Yakni, perbaikan Infrastruktur Jalan yang tersebar di sepuluh kabupaten kota sebesar Rp250 miliar dan pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB senilai Rp500 miliar.
“Dana ini kami prioritaskan untuk pengembangan rumah sakit dan perbaikan infrastruktur jalan yang tersebar di kabupaten kota di NTB,” tegas Gubernur usai
Pendatanganan Perjanjian Pinjaman PEN Daerah bersama Direktur PT SMI melalui virtual di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (13/8/2021).
Menurut Dr Zul, pengembangan RSUP NTB bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat serta mampu menghadirkan rumah sakit yang memiliki pelayanan standar internasional untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP 2022 dan event internasional lainnya di NTB. Begitu juga dengan perbaikan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat dan membangkitkan destinasi pariwisata di NTB.
Dengan adanya pinjaman dana ini, kata Dr Zul, pemerintah akan memaksimalkan pembangunan sebagai tanggung jawab pemerintah. demi memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat serta memperbaiki infrastruktur jalan yang akan mendongkrak perekonomian masyarakat NTB.
“Terima kasih banyak kepada PT SMI. Mudah-mudahan kami mampu melaksanakan amanah ini secara maksimal demi NTB yang kami cintai,” imbuh Dr Zul.
Penandatanganan perjanjian pinjaman tersebut disaksikan Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah, Sekda NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda serta seluruh kepala OPD lingkup Provinsi NTB. (rls/has)











Komentar