oleh

Jalan Layang Tapal Kuda di Lenteng Agung Sudah Dibuka Permanen

JAKARTA— Dua jalan layang (flyover) berbentuk tapal kuda di Jakarta Selatan mulai dibuka permanen.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, flyover untuk putar balik di Lenteng Agung maupun Tanjung Barat sudah bisa dilintasi kendaraan seterusnya secara permanen setelah masa uji coba rampung.

“Setelah uji coba tahap dua, kedua flyover dibuka seterusnya untuk dilintasi oleh kendaraan baik untuk putaran utara ke utara maupun putaran selatan ke selatan,” kata Hari dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Baca Juga:   Pendaftaran Anggota DPD Dibuka Lebih Cepat, KPU Jelaskan Persyaratannya

Ia menerangkan jalan layang tapal kuda sudah dilakukan uji coba sebanyak dua kali. Uji coba kedua dilaksanakan pada 1 hingga 6 April lalu yang dibuka pada pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Hari menerangkan dari hasil uji coba tahap kedua ada sejumlah catatan yang menyebabkan pengoperasian jalan layang menjadi tidak optimal, khususnya yang terjadi di jalan layang Lenteng Agung-IISIP yang sering mengalami kemacetan. Apalagi, sambungnya, pada pagi hari di area on ramp dari arah Kota Depok menuju Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kepadatan tersebut, katanya, disiplin yang kurang dari pengendara dalam berlalu lintas. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti wali kota, dinas perhubungan, dan kepolisian setempat.

Baca Juga:   Selama Nataru, Akses Keluar Darangdan Tol Cipularang Dioperasikan Fungsional

“Agar lalu lintas yang melewati flyover bisa berjalan dengan lancar dan aman,” imbuhnya.

Selain itu, di lapangan masih terdapat pekerjaan penyelesaian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan pekerjaan penyempurnaan flyover lainnya.

Untuk itu diharapkan kepada para pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada demi keamanan dan kenyamanan bersama dalam berlalu lintas.

Jalan layang Lenteng Agung memiliki panjang 430 meter di sisi barat dan 450 meter di sisi timur dengan lebar 6,5 meter. Sedangkan jalan layang Tanjung Barat sisi barat mencapai 540 meter dan sisi timur 590 meter.

Baca Juga:   Trans Jayapura-Wamena Dibuka Setelah Dua Minggu Dipalang

Kedua flyover ini dirancang dengan mengambil bentuk seperti tapal kuda yang saling membelakangi.

Proyek pembangunan dua flyover sejak Oktober 2019 itu menghabiskan total anggaran Rp306 miliar. Rinciannya, Rp163 miliar untuk proyek flyover Tanjung Barat dan Rp143 miliar untuk flyover Lenteng Agung.(*)

Komentar

Berita Lainnya