JAKARTA – Bertempat di Gedung Graha Pengayoman, Jakarta Selatan, Kamis (12/11/2020), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia Yasonna H Laoly melantik 87 pegawai untuk menduduki Jabatan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI.
Kepala Lapas Cilegon, Masjuno, merupakan salah satu pejabat yang dilantik dan mendapatkan amanat untuk bertugas selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Papua Barat.
Dalam sambutannya, Yasonna menyampaikan bahwa mutasi dan promosi adalah bagian dari pengembangan organisasi. Ia berpesan kepada seluruh pejabat tinggi madya/pratama yang dilantik untuk menjadi role model, motor penggerak bagi organisasi untuk bergerak maju dalam mewujudkan Reformasi Birokrasi secara berkesinambungan, saling bersinergi, dan kolaborasi dalam memperbaiki sistem-sistem dalam birokrasi di Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, ia berharap para pejabat baru mengedepankan profesionalitas dan integritas.
“Gelorakan semangat kerja yang baik. Bekerja keras, bekerja lebih keras, dan bekerja lebih keras lagi,” ajak Yasonna.
Usai pelantikan dan sumpah jabatan, Kepala Lapas Cilegon Masjuno mengatakan bahwa mutasi dan promosi adalah salah satu dinamika dalam berkarir. Kenaikan jabatan merupakan amanah, di mana harus meningkatkan kompetensi dan menjadi role model selaku pemangku jabatan.
“Jabatan dilaksanakan dengan eksistensi diri yang tentu ke arah perbaikan, semakin diri jabatan maka semakin tinggi kompetensi, semakin tinggi sikap integritas dan semakin tinggi kemampuan menjadi role model bagi organisasi,” ujar Juno, panggilan akrab Kalapas Cilegon. (dede)











Komentar