BINTAN – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Kabupaten Bintan sudah berlangsung hampir dua bulan. Antrean panjang di sejumlah SPBU terus terjadi setiap kali tiba-tiba ada pasokan Premium.
Reza, dari pihak Pertamina di Bintan, belum mau memberikan penjelasan atas konfirmasi batamclick.com terkait kelangkaan Premium ini. Pesan singkat yang dikirim lewat WhatsApp pun belum juga direspon.
Untuk mengantisipasi gangguan arus lalu lintas saat kendaraan antre panjang di SPBU, Satlantas Polres Bintan terpaksa menerjunkan personelnya. Keberadaan anggota Satlantas di tengah antrean panjang sangat membantu, jika tidak arus lalu lintas kacau balau.
Kasat Lantas Polres Bintan AKP Fian Agung Wibowo mengaku tidak tahu menahu terkait kelangkaan Premium. Satlantas, kata dia, dalam kapasitas membantu mengatur arus lalu lintas, agar tidak terjadi kemacetan.
Selain itu, keberadaan anggota Satlantas juga mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, yang disebabkan antrean panjang kendaraan hingga ke bahu jalan. “Kita hanya mengatur lalu lintas, agar tidak terjadi kemacetan. Selama antrean panjang terjadi, kita akan turun terus ke lapangan,” sebut Fian.
Di samping itu, Fian mengingatkan kepada masyarakat akan wabah Covid-19, yang hingga saat ini masih terus mengancam. Dia tak pernah lupa untuk meminta masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan.
“Meski sedang mengantre, protokoler kesehatan tetap harus dipatuhi, agar tidak ada lagi yang terjangkit Covid-19,” pesannya. (*)











Komentar