oleh

Ketua SMSI Sumsel: Atasi Pencemaran Sungai Jangan Cuma Pencitraan

PALEMBANG–Pencemaran Sungai Musi dan anak-anak sungai di Kota Palembang saat ini sangat mengkhawatirkan. Air sungai yang keruh bahkan hitam disertai bau busuk yang menyengakat akibat limbah menjadi permasalahan yang harus diatasi.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Selatan Jon Heri mengatakan, untuk mengatasi pencemaran sungai tidak hanya cukup sekadar seremonial atau hanya dilakukan sesekali saja. Namun, diperlukan konsistensi dan komitmen dari seluruh pihak, baik itu pemerintah maupub masyarakat.

“Jangan hanya sesekali saja, kita lihat Wali Kota Palembang turun bersihkan sungai, lalu kebanyakan warga hanya menonton,” ujar Jon Heri dalam acara Forum Diskusi dengan tema ‘Menyelami Sungai Musi Dalam Perspektif Kebijakan Pemerintah Untuk Kelestarian Lingkungan Budaya dan Kesejahteraan Masyarakat’ yang digelar Kantor Berita RMOL Sumsel di Istana Adat Kesultanan Palembang, Kamis (11/8).

Terjadinya kerusakan lingkungan di Sungai, sambung Jon, tidak terlepas dari peran masyarakat yang masih menganggap buang sampah sembarangan atau ke sungai merupakan hal yang biasa.

“Program pemerintah terkait penanganan pencemaran sungai harus disosialisasikan, bukan hanya melalui rilis saja. Sehingga masyarakat tahu penyebab Banjir sungai Musi, media bekerja sama dengan Kominfo ajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam membersihkan sungai,” kata dia.

Dikatakan Jon Heri, pemberitaan tentang permasalahan dan penanganan permasalahan lingkungan di Kota Palembang menjadi permasalahan tersendiri bagi media massa.

Hal ini dikarenakan kurang terbukanya pemerintah setempat dalam penyampaian data. “Ketika teman jurnalis ingin mendalami, pemerintah tidak terbuka, menurut saya ini tidak tegas, ada peraturan namun tidak ada penjaga yang mengawasi peraturan ini,” jelas dia. (*)

Berita Lainnya