oleh

Schmidt Tetap Memandang Hebat Inter Milan Meski Tak Pernah Menang

JAKARTA – Pelatih Benfica Roger Schmidt mengaku tetap memandang hebat Inter Milan dengan segala kelebihannya meski tengah dalam performa buruk. Karena itu timnya akan hati-hati melawan armada Simone Inzaghi ini pada laga leg pertama perempat final Liga Champions di Estádio da Luz, Rabu (12/4/2023) besok.

Inter Milan tidak pernah menang dalam enam laga terakhir dengan hasil tiga kali imbang dan tiga kali kalah. Sementara itu, Benfica dalam enam laga terakhir berhasil memenangkan lima laga dan hanya menelan satu kali kekalahan.

Ditinjau dari enam laga terakhir kedua klub, tentu hal ini menjadi modal positif bagi As Aguias untuk mengalahkan Nerazzurri karena sedang dalam tren performa apik.

Tetapi, sebagai pelatih, Schmidt mengaku tidak meragukan kekuatan Inter. Tim dengan jersey khas biru hitam tersebut menurutnya adalah tim hebat dan pantas berada di babak delapan besar Liga Champions.

Baca Juga:   Inter Milan Goyang, Conte Beri Kepastian

“Saya tidak meragukan kualitas mereka, mereka akan siap, dan kami harus siap dengan cara yang sama,” kata Schmidt, dilansir Antara dari Football Italia.

“Saya pikir, pada titik ini, Anda hanya menghadapi tim-tim hebat. Bagi kedua tim ini adalah pertandingan krusial, Inter adalah tim papan atas,” tambahnya.

“Yah, hasil imbang adalah hasil imbang, kedua tim layak berada di sini. Inter mungkin berjuang di liga, tetapi mereka memiliki banyak pengalaman dan banyak kualitas di liga,” lanjut pelatih kelahiran Jerman tersebut.

Lebih lanjut Schmidt mengatakan setelah menelan kekalahan dari FC Porto, selama dua hari terakhir timnya sudah fokus untuk menghadapi tim yang sekarang berada di peringkat lima Serie A tersebut.

Baca Juga:   Inter Vs Real Madrid, Inzaghi: Penting Bagi Kami Main Terbaik

“Kekalahan harus digunakan untuk sesuatu yang positif, dalam dua hari terakhir kami hanya memikirkan Inter,” ucap Schmidt.

Pelatih 56 tahun itu juga mengaku sudah memantau bagaimana permainan tim peraih trebel winners pada 2010 tersebut di beberapa pertandingan terakhir.

“Inter adalah tim yang sangat berpengalaman, yang tahu cara memainkan sepak bola ofensif jika diperlukan dan dapat bertahan dengan sangat baik,” kata Schmidt.

“Mereka memiliki gaya Italia, tetapi mereka tahu bagaimana banyak berubah, kami harus siap untuk apa pun,” lanjut Schmidt.

Di laga leg pertama babak delapan besar Liga Champions di Estadio da Luz, pelatih kelahiran 13 Maret 1967 itu mengonfirmasi ia tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik karena bek andalannya, Nicolas Otamendi, harus absen karena menjalani skorsing.

Selain Otamendi, Benfica juga tidak bisa menurunkan ketiga pemain lainnya karena cedera yaitu Goncalo Guedes, Julian Draxler, dan Mihailo Ristic.

Baca Juga:   Inter Kunci Harga Milan Skriniar di Angka Rp1 Triliun

“Kami tidak akan memiliki Otamendi, tetapi kami memiliki dua pemain pengganti yang sangat bagus seperti Verissimo dan Morato,” jelas Schmidt.

Mantan pelatih PSV Eindhoven itu menegaskan timnya siap memainkan permainan terbaik untuk melawan Inter Milan pada Selasa waktu setempat nanti.

“Kami ingin memainkan sepak bola terbaik kami dan kami harus siap menghadapi tim yang sangat kuat, dengan begitu banyak kualitas individu dan begitu banyak pilihan, saya pikir kami tahu apa yang harus kami lakukan, yang merupakan performa terbaik,” tegas Schmidt.

“Ini pertandingan spesial untuk semua orang, dari saya hingga para pemain. Saya mengharapkan motivasi ekstra dari mereka, ini adalah permainan yang hebat,” katanya.

Berita Lainnya