oleh

“Dunia Persilatan” Jatim Rusuh, Seorang Tewas, Bentrokan Dipicu Media Sosial

BANYUWANGI – Massa dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bentrok dengan massa Pagar Nusa di Desa Sukrejo, Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/3/2022) dini hari.

Satu orang dilaporkan tewas dan belasan orang luka-luka. Akibat lain, enam rumah warga rusak.

Bentrokan dua kelompok massa ini dipicu kesalahpahaman karena saling ejek di media sosial.

Mengantisipasi bentrokan susulan, petugas Polres Jember mencegah pergerakan massa kelompok silat asal Kabupaten Jember menuju ke Banyuwangi.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan memimpin langsung penyekatan.

Baca Juga:   Salat di Tengah Jalan, Polisi dan Mantan Menag Angkat Bicara

Penyekatan berlangsung di kawasan Gunung Gumitir, Kecamatan Silo, sepanjang Kamis.

Pihaknya melakukan penyekatan untuk mengantisipasi adanya pergerakan kelompok massa.

“Anggota Pagar Nusa dan PSHT mungkin akan bergabung ke Banyuwangi pascabentrok dua perguruan silat itu,” kata AKBP Hery Purnomo.

Dari upaya penyekatan itu, lanjut dia, pihaknya berhasil menghalau dan menghentikan anggota perguruan silat yang akan ke Kabupaten Banyuwangi dengan dalih solidaritas.

“Puluhan anggota dua kelompok perguruan silat tersebut kami minta kembali ke rumah,” katanya.

Baca Juga:   Tim "Aman Kesal" Juara 1 Lomba Orasi Piala Kapolri 2021

Ia menekankan agar mereka tidak ikut terlibat perseteruan perguruan silat di Banyuwangi, dan mempercayakan kasus itu ke aparat penegak hukum.

Hery mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan ikut-ikutan bergerak ke Kabupaten Banyuwangi.

Hal itu bukan jalan penyelesaian dan justru akan menimbulkan permasalahan baru.

“Percayakan persoalan bentrok antarperguruan silat itu kepada aparat penegak hukum Banyuwangi, dan tetap menjaga Jember tetap kondusif,” katanya.

Dari penyekatan itu polisi menemukan senjata tajam dari anggota perguruan silat. Senjata tajam itu ditaruh di bawah jok sepeda motor.

Baca Juga:   Polisi Ciduk Kurir Sabu, Satu Pengedar Masih Diburu

“Keduanya kami amankan di Mapolres Jember untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sebelumnya, bentrok antarperguruan silat, yakni Pagar Nusa dan PSHT terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi Kamis dini hari.

Satu orang tewas dan beberapa korban mengalami luka-luka, serta beberapa rumah warga, dan satu tempat ibadah rusak.

Perseteruan tersebut tidak berlangsung lama karena kedua belah pihak telah bersepakat damai yang dideklarasikan dua pihak perguruan silat di Mapolsek Bangorejo. (*/Siberindo.co)

Berita Lainnya