oleh

Wabah Pandemi di Jakarta Tembus 49.837 Kasus

JAKARTA – Tingkat kerawanan terhadap paparan pandemi Virus Corona di DKI Jakarta kian mengkhawatirkan. Masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Minimal imbauan ini sebagai upaya memutus penyebaran.

Dari data yang ada, kasus baru Covid-19 di Jakarta tembus 1.026 kasus. Sehingga total kasus paparan akibat virus Novel Corona jenis baru ini menjadi 49.837 kasus, bertambah signifikan dari sebelumnya sejumlah 48.811.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menerangkan bahwa penambahan 1.026 kasus ini, merupakan hasil dari pemeriksaan 9.904 spesimen pada Selasa (8/9) yang keluar hasilnya pada Rabu (9/9).

Pertambahan kasus sebanyak 1.026 kasus hingga Kamis (10/9) lebih tinggi dibandingkan pertambahan pada Selasa (8/9) sebanyak 1.015 kasus, pada Sabtu (5/9) sebanyak 842 kasus, dan pada Jumat (4/9) sebanyak 895 kasus.

Baca Juga:   Kasus Covid-19 di Aceh Terus Menurun, 21 Daerah Zona Kuning

Akan tetapi, data ini lebih rendah dibandingkan penambahan pada Senin (7/9) sebanyak 1.105 kasus, pada Minggu (6/9) sebanyak 1.245 kasus, pada Rabu (2/9) sebanyak 1.053 kasus, serta pada Kamis (3/9) sebanyak 1.406 kasus yang merupakan rekor pertambahan selama pandemik Covid-19 berlangsung.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan sampai dengan 8 September 2020, sudah ada 801.307 sampel (sebelumnya 791.403 sampel) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak Covid-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Baca Juga:   Limbah Medis Covid-19 Perlu Pengelolaan Serius

Untuk pemeriksaan tanggal 8 September 2020 sendiri, dari 9.904 spesimen, sebanyak 7.923 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.026 kasus positif dan 6.897 negatif. ”Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 67.335. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.146,” ucap Dwi. (oke/sep)

Komentar

Berita Lainnya