JAKARTA–Jurnalis senior Usman Kansong dilantik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).
Menkominfo berharap Usman Kansong yang dipercaya Presiden Joko Widodo menjabat Dirjen IKP Kemkominfo dapat mengomandoi orkestrasi komunikasi publik pemerintah.
Berbekal pengalaman Usman sebagai wartawan dengan jaringan yang dimiliki, komunikasi publik pemerintah akan lebih efektif menjangkau masyarakat. Pesan pemerintah akan lebih mudah dipahami dan dapat dilaksanakan masyarakat.
“Saya secara pribadi dan keluarga Kemkominfo mengucapkan selamat bergabung. Bangsa, negara, dan rakyat berharap banyak kepada Pak Usman sebagai dirigen komunikasi publik pemerintah,” kata Johnny G Plate saat pelantikan, Selasa (10/8/2021).
Usman Kansong usai dilantik menyampaikan, mengorkestrasi komunikasi publik pemerintah agar bisa diterima masyarakat menjadi tantangannya. Tugas lain yang dihadapinya yakni melawan hoaks yang menurutnya perlu keterlibatan banyak pihak.
“Karena ini era digital, kita sering mendapatkan apa yang kita sebut hoaks, disinformasi. Yang tentu saja harus kita perhatikan melalui berbagai program, melalui berbagai langkah. Misalnya kita harus melakukan literasi digital dan itu sudah diluncurkan oleh Presiden.
“Teman-teman media juga berkontribusi melakukan fact check, dan kita juga meminta tanggung jawab atau kontribusi dari platform digital seperti Facebook, Twitter, Instagram dan yang lain. Karena memang hoaks adanya di platform,” kata Usman.
Karier
Usman Kansong lahir di Jakarta, 13 April 1970. Lulusan Ilmu Komunikasi FISIP USU, Medan, Sumatera Utara tahun 1994 dan Program Pascasarjana Sosiologi Universitas Indonesia tahun 2005.
Pernah bekerja di Harian Republika (1995-2000). Sejak tahun 2000, di Metro TV (2000-2009) dengan jabatan terakhir News Current Affairs Manager.
Sejak 2009 hingga 2020 bekerja di Harian Media Indonesia, dengan posisi terakhir direktur pemberitaan. Pernah juga mengajar di sejumlah perguruan tinggi swasta.
Tercatat sebagai board Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) dan pernah mendapat beasiswa Chavening di London dan Skotlandia pada 2003.
Juga mendapat fellowship dari East-West Center, Honolulu, Amerika Serikat. Selaini itu pernah berpartisipasi dalam ‘people to people diplomacy‘ yang digagas Kemkominfo di Rusia dan Belarusia (2015) dan Amerika Serikat (2016). (*)











Komentar