JAMBI – Jurnalis senior di Jambi, H Nasrul Thahar (74) meninggal dunia, Selasa (10/8/2021) pukul 10.30 WIB, di kediamannya di Jalan Sunan Bonang Sungai Sawang, Jambi.
Nasrul adalah wartawan Kompas yang bertugas di Jambi (1982-2005), dan jadi rujukan para jurnalis generasi berikutnya.
Ridwan Junaidi, jurnalis terkemuka di Jambi menyampaikan kesan khusus tentang sosok Nasrul Thahar.
“Bagi saya, beliau orangtua sekaligus guru jurnalistik. Ia mentor saya sejak saya dari nol menjadi wartawan,” tulis Ridwan pada dinding facebook-nya, Selasa (10/8/2021).
Cara mendidiknya memang keras, ujar Ridwan. Tak jarang suaranya meledak ledak.
Nasrul juga, yang menitipkan Ridwan magang di Surat Kabar Minggu Ampera pada 1987.
“Selepas dari Ampera, saya direkomendasikannya di Harian Sriwijaya Post di Palembang 1988,” ujar Ridwan lagi.
Hal senada juga disampaikan tokoh perempuan jurnalis Jambi, Fitriani Ulinda.
“Dia adalah guru, orang tua, sahabat sekaligus teman berdiskusi yang hebat,” tulis Fitri.
“Janji untuk bertemu, untuk bercerita termasuk mengambil bunga yang disiapkannya untuk saya belum kesampaian,” ujar Fitri lagi.
Masih menurut Fitri, Nasrul Thahar turut membidani lahirnya Koran Media Jambi.
Dia ikut mendidik wartawan, bahkan membantu mengedit berita dan membacanya satu persatu.
Hal paling berkesan bagi Fitri adalah,di balik sikap tegasnya, gigih memperjuangkan kebenaran dan siap mengkritik, Nasrul adalah orang yang baik dan dermawan.
“Dia tidak pelit berbagi ilmu dan tidak neko neko. Ia pun sempat berpesan agar kami tak pelit berbagi ilmu,” katanya. (*)











Komentar