BANDUNG – Nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, dicatut oknum tak bertanggung jawab untuk menipu.
Kabar ini dibagikan oleh Ridwan Kamil lewat akun Instagramnya, @ridwankamil, Sabtu (10/7/2021).
Pelaku menggunakan foto Ridwan Kamil dan Dony Ahmad agar korban percaya bahwa mereka benar-benar kepala daerah.
“Sedang marak penipuan, mencatut nama kepala daerah, untuk meminta proposal pembangunan rumah ibadah,” tulis Ridwan Kamil melalui akun Twitter @ridwankamil.
Lewat akun Instagramnya, @dony_ahmad_munir, Dony juga mengungkapkan pelaku penipuan yang mengaku sebagai dirinya.
Penipu itu menghubungi pengurus yayasan dan pondok pesantren untuk menggalang donasi.
Karena itu, Dony meminta masyarakat berhati-hati dan tak melayani jika mendapat pesan dari nomor si pelaku.
“Nama dan foto saya dicatut oleh akun WhatsApp (WA) nomor +62 821 4062 7422. Akun tersebut menghubungi sejumlah pihak, beberapa diantaranya pengurus yayasan dan pondok pesantren, untuk menggalang donasi penggalangan dana.
Waspada dan hati-hati bila ada yang mengontak memakai nomor WA tersebut.
Jangan dilayani, chatingannya mengarah ke PENIPUAN,” kata Dony Jumat (9/7/2021).
Dalam melakukan aksinya, pelaku mengaku tengah membangun rumah ibadah dan meminta sejumlah sumbangan.
Melalui video yang dibagikan Ridwan Kamil, terdengar pelaku berjanji akan mengirim foto-foto rumah ibadah yang sedang direnovasi.
“Kalau tidak keberatan, mau dikirimkan foto-foto (bangunan) yang perlu direnovasi dan juga nomor rekening masjidnya,” kata pelaku.
Namun, saat ditanya menggunakan bahasa Sunda, pelaku tergagap ketika menjawab.
Hal inipun disinggung Ridwan Kamil dalam unggahannya. “Yang ngaku saya kurang cerdas, logat saya kenapa jadi logat Pak @ganjar_pranowo dan gak bisa menjawab dalam bahasa Sunda,” tulis Emil.
Ridwan Kamil mengimbau masyarakat berhati-hati jika mendapat pesan atau panggilan dari nomor yang mengaku sebagai kepala daerah.
Ia pun menyarankan masyarakat untuk mengajak video call jika mendapat panggilan dari orang mencurigakan.
Jika tak bersedia, ujar Ridwan Kamil, orang tersebut sudah bisa dipastikan adalah penipu.
“Modus beginian, ajak video call, kalo gak mau, pasti penipu,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, juga mengabarkan nama dirinya dicatut orang tak bertanggung jawab.
Lewat akun Instagramnya, @dony_ahmad_munir, Dony mengungkapkan pelaku penipuan yang mengaku sebagai dirinya, telah menghubungi pengurus yayasan dan pondok pesantren.
Pelaku, kata Dony, bermodus menggalang donasi.
Karena itu, ia meminta masyarakat agar berhati-hati dan tak melayani jika mendapat pesan dari nomor si pelaku. (*)











Komentar