oleh

Cegah Terulang Penerobosan, Polda Metro Jaya Tambah Kekuatan Personel dan Pos Penyekatan

JAKARTA–Polda Metro Jaya segera menambah personel dan pos penyekatan menyusul adanya ribuan pengendara sepeda motor yang menjebol pos penyekatan di perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang pada Minggu (9/5) malam.

“Menyikapi hal tersebut kami akan menambah kekuatan dan pos-pos penyekatan khususnya di perbatasan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin.

Yusri menjelaskan penyekatan mudik Operasi Ketupat Jaya 2021 bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dia berharap masyarakat dapat mengerti dan memahaminya karena tujuan utama operasi tersebut adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Kami atau petugas dalam hal ini bukan untuk menyiksa, tapi ini adalah upaya untuk secara kemanusiaan, operasi kemanusiaan yang kita dilakukan,” katanya.

Baca Juga:   Polda Metro Jaya Persilakan Nobar Final Piala AFF, Asal Patuhi Prokes

Dia juga menambahkan pihak Kepolisian bersama instansi terkait akan menggelar operasi penyekatan mudik dengan mengedepankan langkah persuasif humanis namun tegas dalam pelaksanaannya.

Sebelumnya, beredar viral di media sosial ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang, pada Minggu malam.

Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan nekat melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga petugas gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Baca Juga:   Ada Demo Buruh di Sekitar Istana, Simak Rekayasa Lalu Lintas Ditlantas PMJ

Para pemudik diminta untuk putar balik, tetapi mereka menolak. Akibatnya, terjadi macet total sepanjang 5 kilometer.

Khawatir situasi semakin parah dan terjadi hal yang tak diinginkan, petugas akhirnya membuka barikade penyekatan tersebut. (*)

Komentar

Berita Lainnya