JAKARTA – Hasil penghitungan cepat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, Rabu (9/12/2020) senja, menunjukkan pasangan Dadang-Sahrul Gunawan memperoleh 56,38 % suara pemilih.
Lingkaran Survei Indonesia (Denny JA) yang menggelar hitung cepat itu sampai pukul 18:13 WIB telah mengumpulkan hampir 100 persen sampel dari berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Hasilnya, Dadang-Sahrul menang telak dengan 56,42 %. Sementara Kurmia-Usman memperoleh 30,83%, sisanya terbagi kepada pasangan Yena-Atep.
Jika hasil penghitungan suara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti pun memenangkannya, berarti Dadang – Sahrul akan memutus politik dinasti di Kabupaten Bandung yang telah berlangsung 20 tahun.
Pesaing Dadang, yakni Kurnia Agustina (Teh Nia) adalah putri Obar Sobarna (Bupati Bandung 2000-2005 dan 2005-2010). Ia istri Dadang Naser (Bupati Bandung 2010-2015 dan 2015-2020). Jika ia memenangkan Pilkada ini, maka Kabupaten Bandung masih akan dipimpin dinasti Obar.
Riset yang dilakukan menunjukkan ada sejumlah daerah penyelenggara yang disorot terkait politik dinasti. Di antaranya Medan, Solo, Surabaya, Kabupaten Bandung, dan Tangerang Selatan.
Daerah-daerah itu jadi perhatian karena ada kerabat dari pejabat negara. Misalnya di Solo, ada putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming yang jadi calon wali kota. Di Kabupaten Bandung, ada Kurnia Agustina, istri Dadang Naser, sang bupati. Dadang, menggantikan Obar Sobarna, mertuanya (ayah Kurnia).
Kemudian menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution jadi cawalkot di Pilkada Medan. Di Tangsel, putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Siti Nur Azizah maju sebagai cawalkot. Lalu, Pilkada Surabaya menjadi sorotan karena tingkat persaingan yang tinggi antara Machfud Arifin versus Eri Cahyadi.
Seperlima dari seluruh kandidat dalam Pilkada 2020 memiliki hubungan kekerabatan dengan kepala daerah dan legislator, baik yang tengah menjabat maupun nonaktif.
Jumlah ini meningkat hampir tiga kali lipat dibanding gelaran Pilkada 2018 lalu, demikian BBC mengumumkan hasil risetnya atas 1.476 kandidat yang telah memenuhi syarat untuk ikut Pilkada. (yp).











Komentar