JAKARTA – Dunia literasi Indonesia kehilangan sosok penulis yang terkenal dengan karya fenomenal ‘Lupus’ pada era 1980-1990an, yakni Hilman Hariwijaya.
Hilman diberitakan meninggal pukul 08.20, Rabu (9/3/2022). Hal itu seperti ditulis di akun Facebook penulis Gola Gong.
“Innalillahi wa innailaihi roji’uun. Kabar duka. Hilman Hariwijaya sudah pergi menghadap yang kuasa hari ini sekitar jam 8.02. Semoga hilman diterima di sisi Nya. Aamiin,” tulis Gola Gong
Gola Gong menulis juga kenangan bersama Hilman.
“Sahabatku di Pengarang Remaja Gramedia banyak yang sudah berpulang kepada -Nya. Dimulai dari Adra P. Daniel, Gustin Suradji, Gusur Gusur Adhikarya. Sekarang Hilman Hariwijaya penulis serial Lupus. Saya, Boim Lebon , tinggal menunggu giliran,” tambah Gola Gong.
“Selamat jalan, Bro. Saya tidak bisa datang melayat. Saya sedang berada di selat antara Sumbawa dan Flores. Lupus -mu akan abadi di hati pembaca. Ah, sulit mengungkapkan perasaan saya sekarang mengingat kebaikannmu yang tulus sederhana,” tutup Gola Gong.
Namanya dikenal sejak menulis cerita pendek yang diberi judul Lupus di majalah Hai pada bulan Desember 1986, yang kemudian dibukukan menjadi sebuah novel. Selanjutnya ‘Lupus’ diangkat ke layar lebar dengan pemeran utama Ryan Hidayat.
Hilman lahir pada 25 Agustus 1964. Ia pernah menikah dengan Inka namun akhirnya bercerai. kemudian menikah lagi dengan Nessa Sadin. Hilman Hariwijaya memiliki anak bernama Navika Tatjana.
Setelah tak produktif lagi menulis novel, laki-laki yang beragama Islam ini merambah dunia pertelevisian. Ia pernah menulis skenario dari sinetron Cinta Fitri (Season 2 – Season 3), Melati untuk Marvel, dan lain-lain. Ia juga memproduseri film The Wall. (ben)










