TENGGARONG – Kehilangan kendali saat dihantam gelombang, kapal klotok pengangkut limbah batubara tenggelam di perairan Tanjung Pemerung, Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (7/12/2021) sekitar Pukul 03:00 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan, kapal klotok Bunga Lestari 09 dengan juragan Sanggu yang mengangkut limbah batubara itu tenggalam saat akan balik ke Muara Sungai.
“Kapal itu mengangkut sekitar 30 ton, terkena angin dan gelombang besar. Air masuk ke kapal, sehingga kapal tenggelam di laut,” kata Melkianus kepada DETAKKaltim.Com group Siberindo.co, Selasa (7/12/2021) Pukul 22:15 Wita.
Tiga anak buah kapal (ABK) selamat, mereka adalah Darmansyah alias Momo (24) warga Desa Sepatin, RT 03, Anggana, Kukar, Ansar Anca (21), dan Alam (30) warga Jalan Mangkopalas, RT 02, Samarinda.
Korban hilang adalah Sanggu (30) dan Akbar (30) warga Mangkopalas, dan Wawan (29) warga di RT 02 Samarinda Seberang, Kota Samarinda.
Duu saksi dalam kejadian tersebut disebutkan Melkianus masing-masing Irfan Rauf (27) dan Adi (34) berlamat di Jalan Sanga-Sanga Dalam, RT 17, Sanga-Sanga, Kukar.
Setelah mendapat laporan tersebut, Basarnas Balikpapan mengirim Unit Siaga SAR Samarinda berjumlah 6 orang untuk melaksanakan Operasi SAR pada Pukul 20:35 Wita.
“Cuaca di lapangan cerah, tinggi Gelombang sebagaimana dilaporkan BMKG 0,5 meter visibility sekitar 37 Km.” kata Melkianus.
Sejumlah unsur dilaporkan telah berada di lokasi kejadian di antaranya Pertamina Hulu Mahakan (PHM), Polsek Anggana, dan masyarakat setempat. (Siberindo.co group DETAKKaltim.Com)










