TARAKAN – Tim unit penjinak bom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltara melakukan evakuasi sejumlah amunisi yang ditemukan warga Jalan Pulau Bangka RT14, tepatnya di belakang RSUD Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Sabtu (7/11/2020).
Dilansir benuanta.co.id, grup siberindo.co, informasi awal penemuan tersebut diterima pihak layanan kepolisian dari laporan warga setempat bernama Hadi yang menemukan benda mencurigakan.
Hadi menghubungi layanan Kepolisian 110 yang diteruskan kepada Unit penjinak bom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltara.
Sejumlah amunisi yang masih aktif ini diperkirakan peninggalan sisa Perang Dunia II yang terpendam. Kota Tarakan dalam sejarahnya adalah tempat pertama kali Jepang mendaratkan pasukannya.
Kota Tarakan pernah menjadi saksi bisu dan lokasi pertempuran antara pasukan Jepang dan Australia. Di kota ini banyak sekali peninggalan sejarah seperti amunisi meriam tua, mortir, dan bom/granat sisa peninggalan Perang Dunia II.
Wadan Subden Gegana Ipda Anggit Ilham Pratama mengatakan, benda seperti ini kemungkinan masih banyak lagi yang belum ditemukan di Kota Tarakan.
“Amunisi yang masih aktif dan bahan peledak lainnya mungkin masih ada banyak yang belum ditemukan di Kota Tarakan. Untuk itu diharapkan jika masyarakat masih menemukan silakan dilaporkan untuk segera diamankan,” jelasnya.(*)











Komentar