oleh

Dalam 3 Bulan, Warga Yogya Sumbang Rp7,787 Miliar

YOGYAKARTA – Budaya gotong royong, guyub rukun, tolong menolong, dan saling berbagi di Kota Yogyakarta masih relatif tinggi. Saat menghadapi pandemi Covid-19, warga kota saling membantu dan saling menguatkan.

“Selama tiga bulan, mulai April, Mei, dan Juni 2020, kami minta aparat Pemkot Yogyakarta untuk mendata jumlah sumbangan masyarakat ke masyarakat dan sumbangan lembaga ke masyarakat. Jumlah sumbangan nilainya mencapai Rp7,787 miliar,” ungkap Heroe Poerwadi, Wakil Walikota Yogyakarta, Sabtu (7/11/2020).

Saat membuka Gerakan Relawan Hijau di Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengapresiasi sikap warga Kota Yogyakarta yang guyub rukun, saling membantu. Masa pandemi Covid-19 tidak melunturkan sikap warga untuk peduli terhadap sesama, tetapi justru sikap saling membantu itu meningkat.

Masa pandemi, masyarakat Kota Yogyakarta bersemangat menanam sayur dan memelihara ikan lele. Mereka berkelompok memanfaatkan pekarangan untuk menanam terong, bayam, kangkung, seledri, kubis, sawi, cabai, tomat, dan sayuran lainnya. Kelompok masyarakat itu juga antusias budidaya ikan dalam ember.

“Kebersamaan menanam sayur itu justru semakin mengakrabkan antarwarga. Mereka semakin guyup dan saling membantu satu sama lain,” ungkap Heroe Poerwadi seperti dilansir wiradesa.co.

Hasil panen sayur dibungkusi dan ditawarkan ke warga yang memerlukan. Warga ada yang membeli dengan uang lebih dan juga ada warga yang mengambil tanpa membayar.

Cara unik yang dijalankan ini membuktikan jika warga Kota Yogyakarta itu suka membantu dan mengedepankan gotong royong dan guyub rukun. Mereka saling membantu. Warga yang cukup, tanpa diminta membantu yang kurang.

Sikap guyub rukun menghadapi masa pandemi itu menarik perhatian Presiden dan para menteri jajaran Kabinet Kerja.

Menteri Pertanian Jasin Limpo menyempatkan datang langsung ke Kota Yogyakarta, karena mendapat informasi bersemangatnya warga kota bertani.

Pertanian perkotaan selain bisa memenuhi kebutuhan pangan warga, juga bisa menambah pendapatan keluarga, dan meningkatkan guyub rukun antarwarga kota. (ono)

Komentar

Berita Lainnya