oleh

Faktanya, Warga DKI Sudah Tak Perlu PSBB

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menilai penerapan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta sudah tidak relevan.

Ketua DPD GAMKI DKI, Jhon Roy Siregar menegaskan, pelaksanaan PSBB tidak menekan angka penularan Covid-19 yang semakin meroket.

“Yang terjadi malah gelombang Pemutusan hubungan kerja (PHK) justru meningkat. Jadi, masyarakat tidak membutuhkan itu (PSBB). Mereka lebih membutuhkan bagaimana Covid-19 ini bisa ditangani agar merendah,” tegasnya dalam perbincangan dengan redaksi Siberindo.co, Kamis (8/10/2020). 

Baca Juga:   Banjir Jakarta Terjadi Karena Waduk Tak Berfungsi Maksimal

Masyarakat, lanjut Jhon, lebih memikirkan bagaimana cara agar bisa bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19.

“Jadi kalau Covid terurus dengan otomatis perut warga juga akan terurus,” sambungnya.

Pemprov DKI, dilanjutkan Jhon, harus merubah pola penanganan wabah. Pembatasan sosial tetap harus dilakukan tetapi hanya pada daerah-daerah zona merah saja. 

Baca Juga:   Densus 88 Bawa 17 Terduga Teroris Jaringan JAD ke Jakarta

Sementara kawasan lainnya hanya boleh beraktivitas tetapi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“PSBB ini sebenarnya sudah enggak diperlukan lagi. Supaya ekonomi bergerak. pemprov harus memastikan wilayah mana Rt mana kategori merah itu segera di lockdown per RT. Jadi di fokus aja ke zona merah,” demikian kata Jhon. (sam)

Komentar

Berita Lainnya