oleh

Ekspor Pala Bolaang Mongondow Perdana Menuju India

BOLMONG–Bupati Bolaang Mongondow Dra Hj Yasti S Mokoagow melepas ekspor perdana komiditi pala Kabupaten Bolaang Mongondow. Ekspor komoditi tersebut dilakukan oleh PT Hampton Muda Berkarya, dengan negara tujuan India.

Pada seremonial pelepasan ini, Bupati Bolaang Mongondow mengatakan mendukung penuh kegiatan ekspor komoditi tersebut.

“Problem laten produk pertanian dan perkebunan kita selama ini karena ketersediaan demand dan market yang terbatas. Sehingga harga komoditi cenderung tidak kompetitif. Akhirnya petani sulit sejahtera karena harga jual tidak sebanding dengan biaya produksi,” terang Bupati.

Baca Juga:   ASEAN Kerja Sama TI Dengan AS, Tiongkok, dan India

Yasti menambahkan, kehadiran eksportir adalah jembatan strategis bagi produk unggulan Bolaang Mongondow dengan pasar di luar negeri. Hal ini dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan kita berharap volume ekspornya ditingkatkan karena ketersediaan bahan baku pala sangat besar di daerah ini. Dan bukan hanya pala, tapi produk pertanian lainnya,” kata Yasti.

Baca Juga:   India Makin Menakutkan Sementara di Brazil dalam Waktu 24 Jam ada 447 Kematian

Di sisi lain, Anggit Nasution, CEO PT Hampton Muda Berkarya mengatakan ekspor ini dilakukan setelah pihaknya melakukan survei panjang terkait ketersediaan barang serta kualitas speknya.

“Ini ekspor perdana kami dari Bolaang Mongondow. Baru tahap awal. Ke depan volumenya kami tingkatkan karena setelah kami cek, suplainya banyak. Permintaan di luar negeri besar sekali.”

Baca Juga:   Pertama Diekspor dari Kalteng, Pasir Ilmenit Ternyata Mineral yang Sangat Penting

Selain itu, menurut Anggit, tanaman pala ini tanaman yang endemik. Hanya cocok dengan tanah, suhu dan iklim Indonesia Timur. Demand di luar negeri besar, sedangkan suplai dalam negeri terbatas. Hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus.

“Kami berterima kasih support penuh Ibu Bupati. Dukungan pemerintah daerah adalah stimulus untuk menggenjot geliat ekonomi di tengah pandemik covid saat ini.” kata Anggit. (*/Sandi)

Komentar

Berita Lainnya