JAKARTA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menjadi bakal calon gubernur (bacagub) kedua terpopuler dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah, menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia.

“Popularitas Kaesang sangat tinggi, mencapai hampir 85 persen,” ungkap Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam pemaparan hasil survei yang disiarkan secara daring, Minggu (7/7).
Sementara itu, selebritas Raffi Ahmad menduduki posisi bacagub terpopuler di Pilkada Jawa Tengah.
“Wajar jika Raffi Ahmad terpopuler karena dia seorang artis yang sering tampil di televisi, terutama selama bulan puasa,” ujar Burhanuddin.
Namun, meskipun Raffi Ahmad populer, elektabilitasnya rendah. Raffi hanya meraih 0,8 persen sebagai bacagub yang menjadi top of mind atau disebut pertama kali oleh responden dalam survei tersebut.
“Mungkin karena Raffi dianggap tidak sesuai menjadi calon kepala daerah karena citranya selama ini adalah seorang selebritas,” jelas Burhanuddin.
Nama-nama bacagub lainnya, lanjut Burhanuddin, masih kurang populer dibandingkan Kaesang dan Raffi. Akan tetapi, mereka masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas mereka.
“Ruang manuver untuk Kaesang dalam menaikkan popularitasnya semakin sempit karena hanya tinggal 15 persen saja yang belum mengenalnya,” katanya.
Oleh karena itu, Burhanuddin menambahkan bahwa belum ada jaminan bagi Kaesang untuk memenangkan Pilkada Jawa Tengah jika memutuskan untuk berkontestasi nanti.
“Meskipun Kaesang unggul sementara ini, tidak ada jaminan dia akan menang mudah karena rival-rivalnya masih memiliki peluang besar untuk menyalip, terutama dengan meningkatkan popularitas mereka yang masih rendah,” jelasnya.
Hasil survei tersebut menunjukkan Raffi Ahmad sebagai bacagub terpopuler dengan 85,5 persen, diikuti Kaesang Pangarep dengan 84,8 persen.
Nama-nama lainnya seperti mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (49 persen), Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi (45,9 persen), Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul (30,3 persen), dan Bupati Kendal Dico Ganinduto (27 persen) menyusul di belakang.
Survei ini dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia dengan metode multistage random sampling, melibatkan 800 responden yang merupakan warga negara Indonesia di Jawa Tengah yang memiliki hak pilih dan berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Pengumpulan data dilakukan pada periode 10-17 Juni 2024 melalui wawancara tatap muka. Toleransi kesalahan survei diperkirakan sekitar 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)










