TANJUNGPINANG – Angka warga Tanjungpinang yang masih terpapar Covid saat ini ada 1252 orang. Sekitar 90 persen di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Tempat isolasi warga yang terjangkit Covid-19 di Hotel Lohas Bintan hanya diisi 114 karena kapasitasnya terbatas.
Selebihnya sedang menjalani perawatan di RSUD Kota ada 25 orang di RSUD Raja Ahmad Tabib ada 51 orang dan di RSU AL ada 20 orang.
Di kawasan Pramuka warga sempat dihebohkanadanya mobil ambulans dan petugas penanganan Covid-19 berpakaian lengkap Alat Pelindung Diri (APD), karena ada warga yang meninggal akrena Covid-19.
Seluruh anggota keluarganya dibawa ambulans. Menurut Lurah Tanjung Ayun Sakti, Ishak S. Sos keluarga warga yang meninggal karena Covid itu selama ini sedang menjalani karantina mandiri.
Namun keluarga yang ikut dalam ambulans pulang lagi pada malam hari karena disarankan isolasi mandiri.
Dari hasil pemeriksaan, ada 5 sanak keluarganya yang terpapar covid. Anehnya sekitar rumah warga yang terpapar tdiak disemprot disinfektan hingga membuat warga sekitar khawatir.
“Kami akan lakukan penyemprotan. Sekarang karena ada pertimbangan seluruh penghuni rumah sedang berada di rumahnya. Kami akan koordinasi dengan Kapolsek,” kata seorang anggota Babinsa.
Warga setempat menjadi bingung dengan sistem penanganan isolasi mandiri.
“Pemko Tanjungpinang mestinya mengabarkan setiap RT jika ada warga yang terpapar, agar bisa dibantu dipantau. Banyak RT yang tidak tau kalau ada warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri. Selama ini pemko hanya fokus penanganan pencegahan di tempat hiburan malam, swalayan, pasar dan kedai kopi saja,” kata seorang warga. (cr11)











Komentar