oleh

Kader Senior PPP Bawa Wadah Deklarasikan Dukungan Untuk Anies

JAKARTA – Kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Habil Marati membawa Forum Ka’bah Membangun (FKM) untuk mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

FKM merupakan wadah bagi kader serta konstituen PPP di berbagai daerah di Indonesia.

“Mendeklarasikan dukungan secara besar-besaran untuk Anies Baswedan sebagai calon presiden di Yogyakarta tanggal 16 November,” kata Habil kepada cnnindonesia.

Disebutkannya estimasi kader serta konstituen PPP yang akan hadir dalam acara deklarasi nanti mencapai ribuan orang. Berasal dari Aceh hingga Papua.

“Ada juga pengurus DPW PPP (provinsi) aktif yang ikut nanti,” kata dia.

Baca Juga:   Demokrat Minta Mensos Risma Tak Bayangi Kerja Anies di Jakarta

Habil mengaku sudah mengirim undangan kepada Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Dia berharap Mardiono ikut hadir dalam acara deklarasi terhadap Anies Baswedan di Yogyakarta nanti.

Habil menjelaskan bahwa FKM dibentuk pada Oktober lalu di Jakarta. Kala itu, Suharso Monoarfa yang masih menjabat sebagai Ketua Umum PPP menyetujui pembentukan FKM.

“FKM ini sudah mendapat restu Bapak Suharso waktu itu. Saat masih ketua umum. Bahkan pernah setuju menghadiri deklarasi FKM ini tapi keburu dikudeta,” ucap Habil.

Dikatakan, FKM dibentuk didasari keresahan kader serta konstituen PPP di Pemilu 2024. Merujuk berbagai hasil survei, PPP diprediksi tidak mendapat kursi DPR.

Baca Juga:   Sahabat Anies Baswedan Sumut Deklarasi dan Doa Bersama Anies Capres 2024

Atas dasar itu, Habil beserta kader PPP lainnya menginisiasi pembentukan FKM yang ingin merebut kembali suara yang hilang sejak lama.

“Dulu Suharso pernah bilang, mari kita rebut kembali suara PPP yang selama ini hilang. Nah FKM ini untuk itu. Kita mau ambil lagi suara yang hilang. Kita sudah petakan,” kata Habil.

Demi mendapat suara yang besar di Pemilu 2024, Habil mengatakan PPP perlu mendukung Anies Baswedan sebagai capres. Pasalnya, kader dan konstituen PPP memang mendambakan sosok Anies.

Habil menjamin para konstituen PPP ingin Anies Baswedan yang diusung menjadi capres. Dikatakan Suharso juga pernah menyewa jasa dua lembaga survei yakni Polmark dan Indikator Politik Indonesia.

Baca Juga:   Anies dan Menteri Jokowi Saling Menyalahkan, Bagaimana Masyarakat?

Hasilnya, PPP perlu mengusung Anies Baswedan jika ingin lolos parliamentary threshold di Pemilu 2024.

“Saya tidak ingin membuat konflik. Saya ingin menyelamatkan PPP dari jebakan parliamentary threshold 4 persen. Saya mendorong agar PPP jangan di KIB. Harus keluar,” kata Habil.

Sementara itu, Suharso Monoarfa pernah membantah terlibat dalam gerakan kader yang mendukung Anies Baswedan.
“Wah saya sudah enggak ikut-ikut kayak begitu,” kata Suharso.

Diketahui, saat ini DPP PPP pimpinan Plt Ketum Mardiono sudah bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Namun, belum ada capres-cawapres yang dideklarasikan untuk didukung. (*)

Berita Lainnya