oleh

Kini Aplikasi Lindungi Bisa Diakses Dengan 15 Aplikasi Berikut Ini

JAKARTAMenteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meluncurkan kerja sama mitra Scan QR PeduliLindungi dengan 15 aplikasi lain mulaiKamis (9/1

Ini merupakan integrasi fitur QR Code PeduliLindungi dari hasil kolaborasi dengan berbagai platform digital. Upaya ini merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi untuk pelaksanaan contact tracing dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Ke-15 aplikasi itu antara lain Gojek, Grab, Tokopedia, Shopee, Tiket.com, Loket.com, Traveloka, Dana, Livin’ by Mandiri, Cinema XXI, LinkAja!, Goers, Jaki, BNI Mobile, dan M-Cash. Budi mengatakan PeduliLindungi memang digunakan untuk tiga hal utama dalam penanggulangan pandemi.

“Pertama untuk melakukan skrining terutama di 6 aktivitas yang banyak dilakukan oleh masyarakat kita. Skriningnya adalah skrining status vaksinasi dan status tes PCR,” ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga:   Imunisasi Anak Akan Terdata Digital di Aplikasi PeduliLindungi

Enam aktivitas yang dimaksud Budi adalah perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor/pabrik, keagamaan, dan pendidikan. “Dengan skrining ini, kita akan mengetahui status kesehatan orang yang akan melakukan semua aktivitas tersebut, khususnya terkait status vaksinasi dan status tesnya seperti apa,” ucap dia.

Setelah skrining, fungsi kedua aplikasi PeduliLindungi adalah fungsi tracing atau pelacakan.

“Dengan adanya QR Code yang kami minta secara disiplin di-scan untuk memulai suatu aktivitas, diharapkan kalau terjadi kasus positif kita bisa dengan sangat cepat mengetahui siapa saja yang ada di tempat itu pada waktu tersebut,” ujarnya dia yang menyatakan hal ini akan sangat membantu proses pelacakan atau tracing.

Fungsi ketiga dari aplikasi PeduliLindungi adalah untuk mendukung implementasi protokol kesehatan, lanjutnya.

Baca Juga:   Aplikasi PeduliLindungi Untuk Aktivitas Sosial, Ini Sederet Manfaatnya

“Misalnya kalau kita scan hasilnya hijau, ya kita bisa duduk di rumah makan yang dalam ruangan, satu meja bisa berempat kemudian makannya boleh 90 menit. Tetapi kalau kuning atau merah duduknya harus di luar, udara terbuka, satu meja hanya berdua, dan hanya boleh 45 menit,” ungkapnya.

Contoh-contoh fungsi dari aplikasi PeduliLindungi itu dapat dijalankan dan membantu dalam menegakkan protokol kesehatan di berbagai aktivitas sehari-hari. Kerja sama dengan berbagai mitra dapat memperluas cakupan upaya ini, pungkasnya.

Baca Juga:   Aplikasi PeduliLindungi Untuk Aktivitas Sosial, Ini Sederet Manfaatnya

“Saya berterima kasih pada para mitra karena untuk bisa menjangkau seluruh rakyat kita tidak mungkin kerja sendiri, harus kerja sama-sama. Saya percaya kalau ini jadi gerakan nasional, harusnya kita bisa mengimplementasikan tata cara hidup baru dengan virus ini,” ujar Budi Gunadi.

Diakui, pandemi ini tidak mungkin selesai cepat tanpa kerja sama. Dikatakan juga pandemi mungkin akan bersama selama tahunan, puluhan tahun, dan masyarakat harus memiliki tata cara hidup yang baru yaitu dengan prokes yang baru. (*/cr2)

Komentar

Berita Lainnya