oleh

India Makin Menakutkan Sementara di Brazil dalam Waktu 24 Jam ada 447 Kematian

JAKARTA – Wabah Virus Corana (COVID-19) telah melumpuhkan semua sektor. Tak terkecuali di Indonesia yang diklaim menjadi negara terbesar di ASEAN dengan jumlah pertumbuhan virus asal Wuhan, China ini dalam satu bulan terakhir.

Di tengah sebaran virus yang mematikan ini, India pun menjadi sorota dunia dengan jumlah kematian yang cukup dahsyat. Data WHO atau lembaga kesehatan dunia menunjukan 90 kasus paparan dalam waktu 24 jam terakhir.

Kementerian Kesehatan negara setempat infeksi Covid-19 di India menembus 4,11 juta kasus dengan 70.626 kematian, ditambah 1.065 kematian baru.

Baca Juga:   532 Pemudik yang Akan Kembali ke Jabodetabek Dinyatakan Positif Covid-19

Angka itu hampir mendekati jumlah kasus yang dilaporkan oleh Brazil, yang saat ini menjadi negara kedua dunia yang paling parah terdampak pandemi, dengan empat juta kasus lebih.

Jika tren peningkatan terus berlanjut, India dalam 24 jam ke depan kemungkinan menyalip Brazil dalam jumlah infeksi COVID-19.

Para pakar memperkirakan bahwa akhir September negara Asia selatan itu bisa jadi menggeser AS di posisi teratas sebagai negara yang paling terdampak buruk oleh pandemi.

Baca Juga:   Dibahas, Teknis Umrah Tanpa Transit di Negara Ketiga

Ya, Brazil mencatat 14.521 kasus tambahan dan 447 kematian Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Kasus Covid-19 di Brazil kini mencapai 4,14 juta sejak pandemi melanda, sementara jumlah kumulatif kematian sebanyak 126.650, menurut data kementerian.

Brazil menjadi negara dengan kasus dan kematian Covid-19 tertinggi kedua di dunia. Sementara itu, India, yang kini melaporkan 4,1 juta kasus, mengonfirmasi 90.632 kasus baru Covid-19 pada Minggu. Kondisi di India tidak menutup kemungkinan untuk menggeser posisi Brazil.

Baca Juga:   Lima Bulan Nihil, Covid-19 Kembali Usik Ambon

Presiden Jair Bolsonaro sering berselisih paham dengan para pejabat dan pakar kesehatan dalam kiat menangani penyebaran pandemi.

Selama pandemi, Bolsonaro ditinggalkan dua menteri kesehatannya dan memilih menteri kesehatan yang ketiga dari kalangan militer.

Dalam beberapa kesempatan Bolsonaro ikut ambil bagian dalam demo yang diselenggarakan oleh pengikutnya dan mengatakan bahwa penutupan wilayah dalam menghadapi corona justru semakin membunuh warga Brazil.

Bolsonaro sempat tak mengenakan masker di tempat umum sehingga jaksa agung di Brazil memperingatkannya. (oke/sep)

Komentar

Berita Lainnya