oleh

Delapan Jenazah Korban KKB Dievakusai Setelah 5 Hari Tertunda

TIMIKA – Tim Operasi Damai Cartenz 2022 berhasil mengevakuasi delapan korban penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Papua.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan Satgas Damai Cartenz bersama TNI melakukan proses evakuasi menggunakan jalur udara dengan helikopter.

“Sembilan personel Operasi Damai Cartenz dan anggota TNI kami kerahkan untuk evakuasi,” ujar Ramadhan, Senin (7/3/2022).

Proses evakuasi sempat terkendala cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa berubah, serta kondisi geografis yang cukup sulit.

Tim evakuasi yang terdiri atas TNI-Polri terus berusaha melakukan evakuasi terhadap korban.

Baca Juga:   Tim SAR Jalur Udara Gagal Evakuasi Kapolda Jambi Karena Kabut Tebal

Selama proses evakuasi, personel TNI-Polri pun melakukan pengamanan serta penjagaaan di sekitar lokasi.

Ada tiga helikopter yang dikerahkan. Pantauan di Mozes Kilangin, Senin (7/3/2022), tiga helikopter itu membawa tim evakuasi dan tim pengamanan ke area tempat kejadian perkara (TKP). Mereka mulai begerak sejak pukul 7.33 WIT.

Selain tiga helikopter yang diterbangkan untuk melakukan evakuasi, juga terpantau 8 mobil ambulans yang disiagakan untuk mengangkut jenzah korban.

Proses evakuasi sudah 5 hari terakhir dilakukan. Namun belum juga berhasil karena terkendala cuaca buruk di area base transceiver station (BTS) 3 Telkomsel lokasi pembantaian terjadi.

Baca Juga:   69 Lulusan FKIP Unima Manado Wisuda Virtual di Nabire Papua

Sehari sebelumnya, proses evakuasi 8 jenazah korban kembali tertunda karena cuaca buruk.

“Kani menunggu perkembangan cuaca,” ujar Kepala Operasi Cartenz Papua Damai Kombes Pol Muhammad Firman, Minggu (6/3/2022).

Firman mengatakan, sebenarnya proses evakuasi telah matang direncanakan dilakukan, namun cuaca di Timika dan sekitarnya tak bersahabat. Hujan tiba-tiba mengguyur sejak pagi hari.

Skenario evakuasi telah ditetapkan oleh Satgas Cartenz Papua Damai dengan menggunakan tiga helikopter.

Rinciannya, dua helikopter untuk tim evakuasi dan satu helikopter untuk tim pengamanan.

Aparat gabungan TNI-Polri sudah mengevakuasi Nelson Sarira, korban selamat serangan KKB Papua.

Baca Juga:   Istri Berkomplot dengan Selingkuhan Habisi Suami Seolah Dirampok

Evakuasi dilakukan setelah korban melewati masa-masa mencekam selama 3 hari di kamp PT Palapa Ring Timur Telematika (PTT).

Evakuasi Nelson dimulai dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, Sabtu (5/3/2022).

Dari titik ini dua tim terdiri dari tim evakuasi dan tim pengamanan diterbangkan menuju lokasi Nelson bertahan hidup di lokasi serangan KKB di Distrik Beoga.

Evakuasi Nelson lancar. Tepat pukul 10.47 WIT, helikopter Kumala Indonesia landing di Penerbad Timika dengan membawa Nelson. (*/Siberindo.co)

dari berbagai sumber

Berita Lainnya