TANJUNGPINANG–Provinsi Kepri dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam survei Indek Kemerdekaan Pers (IPK) di Indonesia pada 2021. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pers M Nuh di sela-sela acara sosialisasi Indek keperdekaan Pers 2021 yang digelar di Hotel Aston, Tanjungpinang (4/11/2021).
“Dari survei yang dilakukan sucofindo, Kepri terbaik IKP-nya. Penyerahan penghargaan Anugrah Dewan Pers akan diserahkan ke Gubernur Kepri pada 9 Desember mendatang,” ucap M Nuh.
Pada survei tahun lalu, Indek Kemerdekaan Pers di Provinsi Kepulauan Riau berada di rangking 6. Namun, prestasi wartawan-wartawan di Kepri melejit saat PT Sucofindo menggelar survei pada 2021.
Menurut Waliki, IKP itu penting karena kita sudah sepakat memilih demokrasi sebagai jalan mengelola bangsa negara ini.
“Dalam pilar demokrasi itu, salah satunya adalah pers. Jika persnya baik tentu kualitas demokrasi itu akan baik. Jika presnya brengsek, tentu itu pertanda kebahayaaan,” kata M Nuh.
M Nuh juga banyak menyebut tentang fungsi dan peran pers di Indonesia.
“Pers tidak boleh ikut melakukan konspirasi. Demokrasi mesti nyata dan tidak semu. Agar janji kemerdekaan pers itu kualitasnya membaik,” ucapnya.
Bahkan M Nuh juga menyinggung bahaya bagi negara jika Pers-nya terjebak dalam konspirasi. Selain itu M Nuh mengaku Pers mesti tetap terus mengawal pembangunan agar pemerintah terus melakukan yang terbaik bagi masyarakat.
“Sebaik baiknya negara adalah negara yang memenuhi janjinya. Seburuk-buruknya negara adalah yang abai kepada tanggungjawabnya,” kata M Nuh.
Sementara, janji yang paling mahal, menurutnya, adalah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Namun untuk Kepri, Kami mengapresiasi Pemerintahannya karena angka kemiskinan di Kepri jauh di bawah rata-rata nasional,” sebut M Nuh.
Sementara itu Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berterima kasih karena Kepri meraih nilai terbaik dalam Indek Kemerdekaan Pers.
“Dalam lima tahun terakhir, Kepri selalu berada di 10 besar. Alhamdulillah, pada survei yang terbaru Kepri IKP-nya terbaik,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Hotel Aston.
Pada acara sosialisasi IKP itu selain dihadiri Ketua Dewan Pers M Nuh dan Gubernur Kepri, tampak ahdir juga Dua anggota Dewan Pers lainnya masing-masing Ahmad Jauhar danArif Zulkifli, serta Direktur politik dan Komunikasi Bappenas Wariki.
Sementara Waliki dari Bappenas menyebut, IKP itu penting karena rakyat indonesia sudah sepakat memilih demokrasi sebagai jalan mengelola bangsa negara ini.(*/arl)











Komentar