oleh

Kelompok Relawan di Magetan Borong Telur dari Peternak dan Bagikan Sembako

MAGETAN–Tim Posko Gerakan #Berbagi Untuk Warga asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memborong telur dari peternak ayam petelur di wilayah Magetan, untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi. Sekaligus membagikan 150 paket sembako untuk warga kurang/tidak mampu di daerah Takeran, Parang dan Lembeyan. Selasa (5/10/2021).

Bersama Relawan 24 Magetan, ratusan paket sembako yang terdiri dari beras, telur, mie instan dan minyak, diberikan kepada warga kurang mampu akibat terdampak Pandemi Covid-19.

Koordinator Lapangan Tim Posko Gerakan #BerbagiUntukWarga Magetan, Hariyanto, mengatakan, pembelian telur dengan cara diborong merupakan bentuk suport terhadap para peternak ayam petelur akibat dihantam anjloknya harga telur di pasaran.

“Saat ini harga telur di pasaran jatuh, sehingga pendapatan peternak juga turun drastis. Kita ingin membantu peternak ayam petelur yang usahannya dihantam pandemi Covid-19,” ujar Haryanto.

Selain itu, aksi sosial ini pernah dilakukan di daerah lain, dengan membantu masyarakat terdampak pandemi yang tidak tahu kapan akan berakhir. “Kali ini giliran membantu peternak ayam petelor yang terkena imbas pandemi,” jelas Hariyanto kepada awak media.

Senada diungkapkan Setyo Budi Haryanto selaku Ketua Relawan 24 Magetan. Bahwa dimasa pandemi saat ini, bantuan sangat dibutuhkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Kendati belum mememuhi harapan secara optimal, namun uluran tangan dari siapapun sangat berarti bagi warga.

Baca Juga:   Meski PPKM, Telaga Sarangan Tetap Diserbu Wisatawan Dengan Prokes Ketat

“Bantuan sosial wujud kepedulian masyarakat terhadap mereka yang sedang

mengalami kesulitan. Semoga, dengan aksi ini, dapat menggugah lainnya untuk membantu pada sesama,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga yang mendapat bantuan mengungkapkan, bahwa bantuan dari Tim Posko Gerakan Berbagi Untuk Warga mengaku senang karena dinilai sangat membantu masyarakat. Ia berharap kondisi ekonomi akibat pandemi segera pulih kembali, sehingga usaha ternak ayam petelur menjadi lancar. “Terima kasih atas bantuannya,” pungkasnya. (Ren)

Komentar

Berita Lainnya