oleh

Hujan Curah Tinggi, Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Tertutup Longsor

POLMAN–Tanah longsor akibat tingginya curah hujan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Longsor menutup akses jalan utama, yang menghubungkan tiga kecamatan yakni Kecamatan Mapilli, Kecamatan Bulo dan Kecamatan Matangnga.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo. Terdapat sedikitnya lima titik longsor yang menutup hampir semua badan jalan.

Salah satu warga, Jawadil Baso, mengungkapkan longsor terjadi pada Sabtu malam (04/09), sekira pukul 21.00 wita. Sebelum longsor terjadi hujan deras mengguyur daerah ini beberapa jam.

Baca Juga:   Longsor Tutup Akses ke Desa-desa, 2000-an Warga Terisolasi

“Mulai hujan setengah lima (16.30) kemarin. Tadi malam masyarakat bilang ada longsor, sekira jam sembilan sampai jam sepuluh. Kalau titik longsor untuk di sini ada 4 sampai 5 titik longsor,“ kata Jawadil, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi longsor, Minggu (05/09/2021).

Jawadil berharap pemerintah mengirim alat berat untuk menyingkirkan material longsor. Ia khawatir akan terjadi longsor susulan, lantaran kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.

Baca Juga:   BMKG: Waspada Hujan Disertai Petir di Wilayah Jakarta

“Saya lihat ini kalau masih hujan, masih ada tambahan longsor nanti. Harapan kepada pemerintah agar segera mengambil tindakan. Karena ini termasuk akses utama menghubungkan beberapa kecamatan. Semalam itu antri mobil, Alhamdulillah masyarakat bergotong royong sehingga bisa dilewati. Kalau hujan lagi rawan, malah semakin bertambah ini longsornya,“ pungkasnya.

Berdasarkan pantauan wartawan, ketinggian longsor yang menutup permukaan jalan cukup bervariatif, antara dua hingga lima meter. Longsor juga memutus kabel instalasi jaringan listrik.

Baca Juga:   Waspada Hujan Disertai Petir di Jaksel dan Jaktim

Material longsor yang terdiri dari tanah, batang pohon hingga bebatuan, menyebabkan penyempitan jalan karena berbatasan langsung dengan jurang. Kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Warga yang melintasi jalur ini diimbau untuk waspada, mengantisipasi terjadinya longsor susulan. Apalagi pada sejumlah titik, permukaan jalan menjadi licin lantaran tertutup luberan tanah becek material longsor. (thaya/red)

Komentar

Berita Lainnya