oleh

Dua Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Polman Terendam Banjir

POLMAN–Sedikitnya 54 rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terendam Banjir dengan ketinggian mencapai satu meter. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Andau dan Sungai Limbong Kadundung, Kecamatan Mapilli.

Camat Mapilli Rahmat Rubianto mengatakan setidaknya ada dua desa di wilayahnya yang terdampak banjir.

“Sekarang kami di daerah Banjir yang terdampak dan korban 54 kepala keluarga. Namun ada dua desa yang terdampak pada malam hari ini, Desa Rappang Barat dan Desa Landi Kannusuang, di Dusun Pullundung yang sangat parah,“ ujar Rahmat, yang dikonfirmasi wartawan saat memantau wilayahnya yang terdampak banjir, Sabtu (4/9/2021) malam.

Baca Juga:   Banjir Jakarta Meluas, 11 Ruas Jalan dan 21 RT Tergenang

Rahmat mengaku, sebelum Banjir menerjang hujan deras sempat mengguyur. Ia bersyukur, lantaran Banjir setinggi satu meter yang sempat memicu kepanikan itu, segera surut.

“Alhamdulillah, memang tadi sekitar jam 17.30 hujan memang cukup tinggi. Namun alhamdulillah air sekarang sudah surut,” tuturnya.

Menurut dia, sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa yang ditimbulkan peristiwa banjir. Namun kerugian materil ditaksir mencapai seratus juta rupiah. Bersama sejumlah pihak, pemerintah setempat telah berada di lokasi untuk membantu warga terdampak banjir.

Baca Juga:   Fahri Hamzah: Pandemi, Banjir dan Gempa di Indonesia Bukan Isu Partisan

“Semua sudah bisa diselesaikan, berkat kerja sama Pemerintah Desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemuda Karang Taruna dan seluruh warga masyarakat. Taksir (kerugian) saat ini sekira 100 juta rupiah,” pungkas Rahmat.

Berdasarkan pantauan wartawan, selain merendam rumah, Banjir turut menggenangi permukaan jalan sepanjang tiga ratus meter. Derasnya arus banjir, sempat menyulitkan pengguna jalan yang ingin melintas.

Baca Juga:   Diguyur Hujan Sejak Petang, Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Tergenang

Tidak sedikit sepeda motor yang mengalami mati mesin saat mencoba menerobos genangan banjir. (thaya/red)

Komentar

Berita Lainnya