SIBERINDO.CO – Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menyambut baik penguatan pengawasan Ombudsman Republik Indonesia terhadap tata kelola administrasi dan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya, pengawasan yang semakin ketat akan mendorong perbaikan tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wamenag saat menerima audiensi Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher beserta jajarannya di Ruang Audiensi Wamenag, Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Senin (3/8/2026).
“Saya bangga kalau Kementerian Agama terus diawasi lebih ketat. Semakin ketat pengawasannya, semakin baik,” ujar Wamenag.
Wamenag menegaskan, pengawasan Ombudsman tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Pengawasan justru menjadi bagian penting dalam upaya bersama mencegah maladministrasi serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.
Ia meminta setiap dugaan penyimpangan ditelusuri secara serius dan diungkap berdasarkan bukti yang kuat. Kementerian Agama, kata Wamenag, terbuka terhadap pemeriksaan dan rekomendasi perbaikan dari Ombudsman.
“Kalau ada dugaan penyimpangan, silakan didalami. Jangan ragu untuk mengungkapnya. Namun, semuanya harus berdasarkan pemeriksaan dan bukti yang jelas,” tegasnya.
Menurut Wamenag, pengawasan yang kuat semakin diperlukan karena Kementerian Agama memiliki struktur organisasi dan jangkauan pelayanan yang sangat luas. Kemenag memiliki satuan kerja, guru madrasah, penyuluh agama, serta petugas layanan keagamaan hingga tingkat kecamatan.
“Kementerian Agama merupakan organisasi yang sangat besar dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, tata kelola administrasi dan pelayanannya harus terus diperbaiki,” katanya.
Wamenag juga meminta Ombudsman ikut mendalami potensi maladministrasi dalam berbagai aspek tata kelola, mulai dari pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa, penggunaan anggaran, hingga pengelolaan sumber daya manusia.
“Pak Nuzran dan teman-teman, terima kasih atas perhatiannya. Kami menyambut baik dan mengundang Ombudsman untuk mendalami setiap temuan. Jika terdapat penyimpangan, saya mendukung seratus persen untuk diungkap sejelas-jelasnya,” tandasnya.
Ombudsman Perkuat Pencegahan
Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari penguatan koordinasi pengawasan pelayanan publik antara Ombudsman dan Kementerian Agama.
Nuzran menyampaikan, Ombudsman telah memetakan sejumlah laporan masyarakat terkait pelayanan Kementerian Agama dalam rentang 2023–2026. Laporan tersebut diterima melalui kantor pusat maupun kantor perwakilan Ombudsman di berbagai provinsi.
“Data ini menjadi bahan bagi kita untuk memperkuat pencegahan dan memperbaiki pelayanan. Kami juga telah bertemu dengan sejumlah jajaran Kementerian Agama di pusat maupun daerah,” ujar Nuzran.
Ombudsman, lanjutnya, memberikan perhatian terhadap sejumlah program strategis yang berkaitan dengan Kementerian Agama, antara lain layanan pendidikan madrasah dan pesantren, digitalisasi sarana pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru madrasah, serta pelayanan terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Khusus mengenai penerimaan murid baru madrasah, Nuzran meminta agar ketentuan pembiayaan diperjelas sehingga tidak membuka celah terjadinya pungutan tanpa dasar hukum dan pengawasan yang memadai.
Menurut Nuzran, Ombudsman tidak hanya berfokus pada penanganan pengaduan, tetapi juga mengedepankan pencegahan maladministrasi sejak awal. “Paling tidak, dari hulu kita mengingatkan jajaran Kementerian Agama, terutama di tingkat kabupaten dan kota, agar tidak terjadi maladministrasi dalam pelayanan publik,” katanya.
Nuzran turut mengapresiasi sikap kooperatif jajaran Kementerian Agama dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Sinergi kedua lembaga akan diperkuat melalui percepatan penanganan laporan, pertukaran data dan informasi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Kami berterima kasih karena jajaran Kementerian Agama selama ini cukup kooperatif. Koordinasi ini perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tandasnya.










