DENPASAR – Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Denpasar AA Gde Bayu Brahmasta mengembangkan budidaya lele bioflok di Agro Learning Center (ALC) Denpasar, Selasa (3/11/2020).
Budidaya lele bioflok cocok dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk perkotaan, lahan sempit dan sedikit air.
Budidaya lele dengan menggunakan teknologi bioflok tersebut telah terbukti mendorong peningkatan produksi ikan lele.
Upaya itu dalam wujud dari keselarasan pembangunan perikanan budidaya dengan tiga pilar pembangunan yaitu meningkatkan kedaulatan dalam arti kemandirian pembudidaya, mendukung keberlanjutan dalam hal usaha budidaya dan lingkungan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.
Untuk itu, Bioflok ALC dapat menjadi pembelajaran bagi generasi muda Kota Denpasar khususnya.
Saat ini Denpasar telah memiliki lima Bioflok di bawah Unit Pelayanan dan dan Pengembangan (UPP) Bandana Mina Tirta.
“Langkah ini dapat diterapkan dalam mendukung urban farming,” kata Bayu Brahmasta didampingi Ketua UPP Bandana Mina Tirta Denpasar I Ketut Sugiata.
Founder ALC I Nyoman Baskara mengatakan, sumbangan prasarana budidaya Lela tersebut akan menjadi tambahan materi diklat bagi warga, khususnya anak muda yang hendak menekuni dunia agribisnis di Denpasar.
Mengingat peluang usaha budidaya Lele di Bali menjanjikan. Terlebih pada musim pandemi tidak ada lagi pasokan dari Jawa.
“Tentu di masa yang akan datang, peluang ini harus dikelola dengan optimal, dengan suatu sistem,” ujarnya.
Pembudidaya, mesti terhimpun dalam suatu lembaga komunikasi/koordinasi serupa asosiasi, guna mensinkronkan antara suply dan demand.
Mestinya ada divisi/bagian dari usaha, mulai dari usaha pembibibitan, budidaya, pasca panen, pemasaran, suplier saprodi hingga lainnya.
ALC konsisten dalam posisi pengintegrasi stakeholder, selain mendorong lahirnya pebisnis andal/agripreneur.
Agenda semacam bussines gathering dan agripreneur workshop akan terus diupayakan, menghadirkan tokoh/ahli di bidangnya
Kerjasama lintas sektor akan terus digalang untuk memperkuat pergerakan menuju pembangunan SDM bermental wirausaha mandiri. (at)











Komentar