oleh

Longsor Melanda Dua Desa, Lebih dari Dua Ratus Warga Mengungsi

CIANJUR – Lebih dari 200 warga mengungsi akibat bencana tanah longsor yang melanda dua desa di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Jumat (4/6/2021).

Warga yang mengungsi terbagi di dua titik pengungsian yakni di Pondok Pesantren Assalam sebanyak 160 jiwa dan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 54 jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan, lokasi longsor terjadi di Desa Cibokor dan Desa Grimulya dengan kerugian material sebanyak lima rumah warga rusak berat.

Baca Juga:   Warga Jawa Barat Naikkan Bendera Setengah Tiang

Kelima rumah tersebut terdiri atas satu rumah di Kampung Cingkek RT 02 RW 01, dan empat di Kampung Babakan Cingkek RT 04 RW 01.

Selain itu terdapat 12 rumah rusak ringan dan beberapa rumah lainnya yang terancam longsor masih dalam pendataan.

Terdapat pula akses jalan desa yang amblas hingga tidak dapat dilalui warga untuk beraktivitas.

Pihak BPBD Kabupaten Cianjur menginformasikan, aparat desa setempat telah membuat dapur umum dan tim kesehatan telah menyiapkan obat bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga:   Waspada Bahaya Banjir, Simak Wilayah Berpotensi Berikut Ini

Namun dibutuhkan segera logistik bagi para pengungsi, sementara pemenuhan kebutuhan logistik pengungsi masih dari sumbangan warga setempat.

Selain kebutuhan logistik bagi para pengungsi, perlu pula segera dibangun pos penanganan bencana guna mempermudah penanganan dampak longsor.

Sementara itu, terputusnya jaringan komunikasi di daerah tersebut menjadi salah satu kendala di lapangan yang menyulitkan tim untuk berkoordinasi.

Baca Juga:   Banjir Masih Genangi Permukiman Warga Gresik

Bencana tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai struktur tanah yang labil di kawasan tersebut terjadi pada Jumat (4/6/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pihak BPBD Kabupaten Cianjur telah melakukan kaji cepat dan berkordinasi dengan TNI/POLRI, BPBD Provinsi Jawa Barat serta TIM SAR, untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutup kawasan tersebut. (*)

 

Sumber: bnpb.go.id

Komentar

Berita Lainnya