oleh

Ibu Dua Anak Dimutilasi dan Dibakar Pria Teman Kencannya

BANJARMASIN – Warga Banjarmasin dikejutkan oleh berita penemuan sesosok jenazah perempuan tanpa kepala, terbakar, di sebuah rumah kosong, Rabu (2/6/2021).

Belakangan diketahui, korban mutilasi itu adalah Rahmah (34), seorang ibu rumah tangga beranak dua, warga Jalan Sejahtera II Gg Sampurna, Kelayan Luar, Banjarmasin Selatan.

Kurang dari 24 jam polisi setempat berhasil mengungkap kasus ini dan menciduk tersangka pelakunya, Herry Purwanto (40).

Herry diringkus di sebuah tempat di Kecamatan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut, sekitar 50 km dari Banjarmasin.

Terungkap kemudian, Ternyata Rahmah adalah perempuan yang dikencani Herry.

Pemeriksaan awal menunjukkan, pembunuhan terjadi karena korban terus meminta tambahan uang kencan.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan menjelaskan, Selasa (1/6/2021) Herry bersama temannya sekitar pukul 23.30 Wita mencari teman kencan di sekitar pasar Sudimampir, Kota Banjarmasin.

Baca Juga:   Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Kalteng dan Kalsel, Satu di Antaranya Juara Silat

“Lalu tersangka bertemu dengan Rahmah dan seorang perempuan temannya,” kata Rachmat, Kamis (3/6/2021).

Setelah Herry dan temannya bertemu wanita yang dicari, transaksi harga terjadilah. Mereka sepakat, sekali kencan masing-masing dihargai Rp300.000, sewa hotel Rp100.000 yang dibayar Hery dan temannya,” kata Kombes Rachmat.

Setelah ditemukan hotel yang dituju sekitar Pasar Sudimampir, mereka masuk ke masing-masing kamar yang sudah dipesan.

Ketika berada di kamar, Rahmah meminta kepada Herry tambahan biaya Rp500.000, jika mau dilayani.

Karena tidak ada pilihan dan sudah kepalang tanggung, Herry lantas mengiyakan permintaan Rahmah.

Pada saat berada di dalam kamar tersangka sudah menambah uang lagi. Jadi total Rp 1.000.000, tapi korban berjanji akan memuaskan tersangka.

Baca Juga:   Ssst.. Ada PNS Perempuan Punya Dua Suami

“Namun baru main setengah jam korban berkata waktunya habis lalu korban dan tersangka keluar,” ujarnya.

Korban mengajak Herry membeli popok untuk anaknya. Keduanya, mampir di minimarket.

“Herry mengeluarkan uang Rp700.000 untuk membelikan popok anak korban,” kata Kombes Rachmat.

Setelah membeli popok, tersangka dan korban kembali lagi ke hotel dan menyimpan popok di resepsionis Losmen Swarga.

Setelah itu korban dengan tersangka berangkat menuju Jalan Pembangunan I RT.30 No.13 Kel. Belitung Selatan Kec. Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin, dengan menggunakan motor milik korban.

Tiba di tujuan, sebuah rumah kosong, korban kembali terus meminta uang tambahan biaya kencan Rp500.000 lagi, sedangkan Herry sudah tidak memiliki uang lagi.

Karena korban terus menuntut tambahan pembayaran, Herry kalap dan menghabisi korban, lantas memutilasinya.

Baca Juga:   Digerebek di Hotel dan Tempat Kerja, Para Terduga Teroris Tak Berkutik 

Setelah membunuh Rahmah, Herry lalu mencari solar di daerah Pasar Kalindo Belitung.

“Lalu pelaku menyiramkan solar dan membakar tubuh korban. Setelah itu ia melarikan diri menggunakan sepeda motor milik korban,” kata Rachmat.

Suami korban, Yogi Hidayat, berharap polisi bisa mengusut tuntas, perkara yang mengakibatkan istrinya tewas mengenaskan.

Ia mengungkapkan, istrinya pamit keluar rumah sekira pukul 21.00 wita, Selasa (1/6/2021) membeli susu untuk anaknya.

Namun setelah beberapa lama, istrinya tak kunjung datang, hingga akhirnya ia mengetahui istrinya tewas mengenaskan setelah melihat berita di media sosial.

“Kakak sepupu saya yang mengabarkan, karena melihat pakaian di media sosial mirip milik istri saya,” jelasnya. (*)

Komentar

Berita Lainnya