oleh

Sang Ayah Hanya Tahu Putrinya Masih Lajang, Tak Pernah Curhat Urusan Pribadi

MAJALENGKA – Keluarga Maman Nurjaman (45) di Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, jadi pusat perhatian para tetangga.

Ini menyusul kasus sate beracun yang melibatkan putrinya, Nani Apriliani (25) di Bantul,Yogyakarta.

Polisi menangkap Nani, menyusul tewasnya Faiz (10), anak Bandiman pengemudi ojek, warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Naba meninggal setelah menyantap sate yang dibawa ayahnya. Semula, sate dikirim Nani kepada Tomy.

Tomy menolak kiriman dan memberikannya kepada Bandiman. Ternyata sate itu beracun.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria menduga kuat, kasus sate beracun ini adalah kasus salah sasaran.

“Motifnya sakit hati, karena ternyata Tomy ini menikahi perempuan lain,” kata Burkan di Mapolres Bantul, Bantul, Senin (3/5/2021).

Baca Juga:   Ditangkap, Pria Majalengka Cabuli Remaja Berusia 16 Tahun

Di Majalengka, Maman mengaku tak terlalu tahu masalah pribadi putrinya. Begitu pula mengenai hubungannya dengan lelaki bernama Tomy.

Mengenai kabar bahwa Nani sudah diperistri Tomy secara siri, Maman mengatakan tidak tahu menahu.

“Dia belum berkeluarga, masih sendiri. Masih lajang,” kata Maman, Selasa (4/5/2021).

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria mengatakan, antara Tomy dan Nani memang pernah menjalin hubungan asmara.

Burkan melanjutkan, polisi masih perlu memastikan siapa sebenarnya yang diincar oleh Nani untuk melampiaskan sakit hatinya terhadap Tomy.

Sebagaimana ramai diberitakan, Naba meninggal sesaat setelah mengudap makanan saat buka puasa, Minggu (25/4/2021).

Baca Juga:   Beralih dari BBM ke Listrik, Rezeki Petani Bantul Kian Mengalir di Lahan Pasir

Belakangan diketahui, sate yang mereka makan adalah sate beracun. Zat mematikan itu dicampurkan ke bumbu kacang sate.

Sate itu diterima Bandiman, ayah Naba, dari seorang perempuan yang memintanya mengantar makanan itu ke alamat seseorang bernama Tomy.

Sementara Ny Titik Rini (33), istri Bandiman, yang juga menyantap takjil sate beracun itu selamat dari maut setelah dibawa ke RSUD Kota Yogyakarta.

Hari itu, Bandiman, pengemudi ojek daring, warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, diminta Nani mengirim paket makanan ke alamat Tomy.

Bandiman sempat menyarankan Nani menggunakan aplikasi untuk kiriman itu, agar pesanannya tercatat.

Namun yang bersangkutan menolak, dan menegaskan pengirimannya dilakukan secara offline.

Baca Juga:   Ketua RT Bilang Nani adalah Istri Siri Tomy, Polisi yang Dikiriminya Takjil Sate

Setelah menerima paket takjil, Bandiman berangkat menuju alamat yang dituju.

Sampai di tujuan, Bandiman menelepon Tomy. Tetapi ternyata yang bersangkutan sedang di luar kota.

Saat takjil hendak diberikan kepada istri Tomy, ditolak dengan alasan tidak pernah order takjil dan tidak mengenal pengirim.

Kemudian takjil diberikan kepada Bandiman dan dibawa pulang.

Di rumah, Bandiman menyerahkan takjil kepada anak dan istrinya. Mereka pun memakannya.

Namun tak berapa lama, keduanya mengalami pusing dan muntah-muntah. Bahkan Naba langsung pingsan.

Kedua korban dilarikan ke RSUD Kota Yogyakarta. Tetapi setelah mendapat penanganan dokter, Naba dinyatakan meninggal dunia dan Ny Titik menjalani perawatan. (*)

Komentar

Berita Lainnya