oleh

Lebaran Sebentar Lagi, Konsumen Agar Waspada Produk Kadaluwarsa

TANJUNG REDEB–Di tengah kesibukan dan peningkatan aktivitas jual beli jelang Lebaran, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyarankan kepada masyarakat agar menghindari pembelian barang atau produk kadaluwarsa atau kemasan rusak. Terhadap penjual juga diingatkan untuk selalu menyeleksi dagangannya.

Sebelumnya, tim BPOM Kaltim dan Berau berkolaborasi melakukan sidak menyertakan Dinas Kesehatan ke sejumlah tempat distribusi pangan di Berau. Hal itu dilakukan guna memastikan perlindungan konsumen benar-benar diterapkan, dan menjaga kedisiplinan penjual.

Sejumlah pusat perbelanjaan didatangi untuk memeriksa dan memastikan semua yang dipajang dan diperdagangkan layak jual ke konsumen. Kepala Badan POM Samarinda Sem Lapik yang ikut dalam inspeksi tersebut mengungkapkan hal itu dilakukan untuk mengidentifikasi makanan yang akan beredar di masyarakat.

Baca:   Kordinator Lapangan Proyek Mandalika Meninggal di Toilet

“Jadi pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk memberi jaminan, terhadap produk obat dan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat sehingga kita lakukan identifikasi,” ujarnya.

Dalam pengawasan yang dilakukan di Kabupaten Berau, Sem Lapik mengatakan membagi dua tim, yang tak hanya menyasar sarana distribusi tetap juga di lokasi penjualan makanan siap saji seperti di pasar ramadhan.

Baca:   Buron Sejak November, Pencuri Truk Ini Akhirnya Diciduk

“Hari ini ada kita bagi dua tim dengan fokus ke sarana distribusi yang ada di Berau. Sebelumnya kita juga melakukan pengawasan di tempat jual makanan siap saji,” tuturnya.

Dari hasil inspeksi, ia mengungkapkan pada makanan cepat saji dilakukan uji cepat terhadap sampel makanan. Hasilnya semua makanan yang diuji menunjukan baik dan layak konsumsi, bebas dari bahan berbahaya. Ia menambahkan jika ada yang ditemukan produk yang melanggar seperti tanpa izin edar, pihaknya akan rapatkan bersama dengan tim.

“Dan jika itu produk lokal tentunya hasil UMKM maka kita akan lakukan pembinaan hingga pendampingan agar produk bisa mendapat izin untuk di distribusikan,” tutupnya.

Baca:   Dua Pengungsi Banjir Cilacap Positif Covid-19

Setiap tahun dilakukan inspeksi ke sejumlah toko dan pusat perbelanjaan termasuk pasar oleh tim. UU perlindungan konsumen menjadi acuan dan dasar bagi BPOM serta OPD daerah dalam menerapkan kebijakan tegas terhadap pelanggaran dimaksud.

Apalagi menjelang Lebaran, di tengah kepadatan aktivitas masyarakat di pasar, toko untuk mempersiapkan lebaran kerap menjadi celah keteledoran dalam membeli satu produk. Diminta untuk memperhatikan kemasan terutama berbahan kaleng,dan memeriksa tanggal kadaluwarsa. (as/beb)

Komentar

Berita Lainnya