oleh

Hadapi Lebaran, BI Siapkan Uang Tunai Rp4,12 Triliun Untuk Masyarakat Kaltim

BALIKPAPAN–Bank Indonesia menyiapkan uang tunai Rp4,12 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Timur yang diperkirakan meningkat menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Hal tersebut dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono dalam keterangan tertulis yang diterima Siberindo.co pada Rabu (21/4/2021).

Tutuk menjelaskan, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp1,24 triliun atau setara 43,3% (yoy).

Peningkatan ini didorong oleh perbaikan ekonomi sejak semester II 2020 terutama terkait peningkatan konsumsi rumah tangga atau kebutuhan belanja dan lainnya yang membutuhkan uang tunai.

Baca:   Kaltim Tertinggi Perekaman KTP-el dan Akta Kelahiran

Ditambahkan Tutuk, uang tunai yang disiapkan terdiri dari Rp302 miliar Uang Pecahan Kecil (UPK) dan Rp3,82 triliun Uang Pecahan Besar (UPB). Penyediaan uang tunai tersebut juga telah mempertimbangkan kebutuhan perbankan dalam melayani masyarakat.

Tahun ini layanan penukaran uang tunai kepada masyarakat difokuskan melalui loket di perbankan, baik bank umum maupun BPR. BI bekerja sama dengan semua bank di 334 titik kantor bank untuk menjadi tempat penukaran uang, yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Baca:   Di Tengah Pandemi, Ekspor Industri Kayu Kaltim Tembus US$69,1 Juta

“Secara lebih rinci, BI Provinsi Kaltim bekerja sama dengan 195 kantor bank dan BI Balikpapan telah mengoordinir kerja sama dengan 139 kantor bank untuk pelayanan penukaran tersebut. Masyarakat dapat memperoleh layanan penukaran tersebut mulai tanggal 12 April sampai dengan 11 Mei 2021 dengan jam layanan pukul 09.00-14.00 WITA,” jelas Tutuk.

Baca:   Tiga Tahun Tak Berfungsi, Pasar Legi Dibangun Kembali

Dikatakan Tutuk, Bank Indonesia terus menghimbau masyarakat untuk beralih menggunakan transaksi non-tunai (digital banking, uang elektronik dan QRIS) karena dapat meminimalisir kontak fisik dan mengurangi kemungkinan transmisi virus Covid-19 melalui media uang tunai.

Bank Indonesia juga terus mengedukasi masyarakat untuk Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Cinta Rupiah dengan merawat uang sebaik mungkin, Bangga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara serta Paham Rupiah dalam konteks menggunakan Rupiah untuk bertransaksi secara bijak.(Vb/*)

Komentar

Berita Lainnya