oleh

Songsong Ramadhan, Golkar Jatim Usul PPKM Dicabut

H Sarmuji, Ketua Partai Golkar Jatim, terus bergerilya mensolidkan fungsionaris partai.

TULUNGAGUNG–Anggota Komisi Xl DPR RI Muhammad Sarmuji mendorong pemerintah mencabut status PPKM setelah melihat keberhasilan penanganan pandemi Covid-19, terlebih lagi status PPKM levelnya makin turun.

”Baik sebagai anggota Komisi Xl DPR maupun Ketua DPD Golkar Jatim, saya mengusulkan agar pemerintah mencabut PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sebelum puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri tiba,” ungkap Sarmuji saat membuka Audit Organisasi DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga:   Dukung PPKM Berskala Mikro, Denpasar Siap Buka Kembali Tiga Ruang Publik

Sarmuji menyatakan, kinerja pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 sudah bagus, mampu menurunkan angka kematian. Kasus positif juga berangsur turun, kalaupun ada yang wafat lebih karena penyakit bawaan (comorbid).

Pencabutan PPKM dimaksukan agar masyarakat muslim bisa melaksanakan ibadah Ramadhan dengan khusyuk tanpa rasa kawatir melanggar protokol kesehatan, bisa berziarah ke makam dengan tenang. Dan jika idul fitri tiba bisa saling berkunjung dan bermohon maaf bersama orangtua dan kerabat.

Baca Juga:   Idul Fitri, 1.330 Petugas Amankan Kelistrikan di Maluku dan Malut

Atas keberhasilan itu, pemerintah sebaiknya tidak malu mengakuinya. Pasien varian Omicron banyak, namun yang masuk rumah sakit sangat sedikit. Orang yang terpapar corona varian Omicron sebenarnya sudah melewati puncak pada saat varian Delta yang lalu.

Covid-19 varian Omicron sudah semakin sedikit. Jadi kalau PPKM dicabut, yang perlu diperhatikan adalah orang-orang yang punya comorbid. Supaya mereka lebih berhati-hati,” kats Sarmuji. (mat/jtm-wartatransparansi)

Berita Lainnya