TENGGARONG – Selama ini warga Kelurahan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengenai NA sebagai nelayan.
Belakangan terungkap pria berusia 50 tahun itu sekaligus nyambi sebagai pemain Narkoba jenis sabu. Sabtu (30/1) siang, ia dibekuk petugas Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnakoba) Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
“Dari pelaku disita barang bukti berupa Narkoba jenis sabu sebanyak 450 paket atau seberat 153,6 Gram. Juga uang tunai sebesar Rp 22,5 juta. Diduga habis penjualan barang terlarang itu,” ujar Kapolres AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskoba Polres Kukar Iptu Encek Indrayani, Minggu (31/1/2021)
Belakangan ini warga bilangan Handil II di Kecamatan Samboja, dibuat resah oleh maraknya peredaran Narkoba jenis sabu.
Warga kemudian mengadukan persoalan itu ke polisi. Sejumlah petugas dari Sat Reskoba Polres Kukar dikerahkan ke lapangan. Dari penyelidikan itulah diketahui, terduga pemain sabunya tak lain NA.
“Jadi, begitu kami menemukan terduga pelaku, segera dilakukan penggrebekan,” tegas Encek, demikian Kasat ResNarkoba Polres Kukar ini akrab disapa.
Ketika polisi menggrebek NA, ditemukan barang bukti sabu, sebanyak 81 paket. Petugas kembali melakukan pemeriksaan di kediaman NA.
Di sana mereka menemukan lagi sabu lainnya, sebanyak 369 paket, dalam kamar tidur tersangka. Semua sabu itu dalam kemasan siap edar.
“Jadi semua barang bukti sabu kami temukan dari tersangka, sebanyak 450 paket. Setelah ditimbang, beratnya mencapai 153,6 gram,” kata Encek.
Selain itu juga disita uang tunai sebanyak 22,5 juta. “Menurut tersangka, itu hasil penjualan sabu dilakukannya sebelum aksinya kami ungkap,” lanjut Encek.
Petugas masih mengembangkan kasus Narkoba tersebut. Terutama mencari pemasok sabu kepada NA. Sedangkan NA sendiri, kini harus menginap gratis di ruang tahanan Mako Polres Kukar.
Pria setengah baya itu terancam hukuman penjara sampai 10 tahun. Mengacu Pasal 114 Ayat 2 Junto Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.
“Saya sangat menyesal. Maksudnya untuk cari tambahan,” ucap NA sembari tertunduk lesu. (idn/beb)











Komentar