PEKANBARU — Tokoh Riau, H. Syamsul Rakan Chaniago, SH, MH, menyatakan dukungannya kepada Yulisman, SSi, MM, untuk memimpin Partai Golkar Provinsi Riau pada periode 2025–2030.
Ia menilai, figur Yulisman merepresentasikan regenerasi dan semangat baru dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu.
“Sudah saatnya Yulisman menakhodai Golkar Riau. Rekam jejaknya sejak mahasiswa hingga kini menunjukkan konsistensi dan integritasnya dalam berorganisasi,” ujar Syamsul Rakan Chaniago di Pekanbaru, Senin (3/11/2025).
Mantan hakim agung Mahkamah Agung itu meyakini, di bawah kepemimpinan Yulisman, Partai Golkar Riau dapat mengembalikan kejayaannya sebagai partai pemenang Pemilu.
Ia juga menilai Yulisman memiliki kepribadian tenang dan gaya kepemimpinan yang merangkul banyak pihak.
“Beliau dikenal tidak suka konflik. Kepemimpinannya di DPRD Riau juga memperlihatkan kemampuan membangun komunikasi lintas partai dan menjaga stabilitas politik daerah,” kata Syamsul.
Dukungan Menguat Jelang Musda
Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Riau yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini, arah dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) disebut telah mengerucut.
Nama Yulisman, kader muda Golkar asal Indragiri Hulu, dikabarkan mendapat restu penuh untuk menakhodai DPD Partai Golkar Riau lima tahun ke depan.
“Final. DPP merestui Yulisman sebagai Ketua Golkar Riau untuk periode 2025–2030. Besok Ketum Bahlil Lahadalia ke Pekanbaru untuk memastikan pergantian kepemimpinan,” ujar seorang sumber internal DPP Golkar.
Sumber yang enggan disebutkan namanya itu menyebut, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan hadir langsung pada Musda di Pekanbaru.
Ia dijadwalkan didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar sekaligus Plt Ketua DPD Golkar Riau, Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Kehadiran keduanya memperkuat sinyal dukungan politik DPP kepada Yulisman.
“Pilihan DPP terhadap Yulisman tidak lepas dari catatan integritasnya. Ia relatif bersih dari isu hukum dan memiliki rekam digital yang positif di tengah banyaknya sorotan publik terhadap elite daerah,” ujar sumber itu menambahkan.
Karier Politik Tanpa Gemuruh
Yulisman bukan sosok baru di panggung politik Riau. Pria kelahiran Airmolek, 10 Juli 1974 itu memulai kiprahnya dari bawah di tubuh Partai Golkar.
Ia pertama kali terpilih menjadi anggota DPRD Riau pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Indragiri Hulu–Kuansing.
Pada Pemilu 2019, Yulisman kembali dipercaya masyarakat dan kemudian menjabat sebagai Ketua DPRD Riau. Di internal partai, ia sempat menduduki posisi Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Riau.
Latar belakang akademiknya di bidang Ilmu Kimia Universitas Riau serta pengalaman panjang di dunia organisasi memperkuat reputasinya sebagai kader dengan fondasi kepemimpinan kuat.
Semasa mahasiswa, ia memimpin Senat Mahasiswa Universitas Riau (1995–1996), kemudian menjadi Ketua HMI Badko Riau (1998–2000), serta dipercaya dua periode sebagai Koordinator Presidium KAHMI Riau (2017 s/d 2027).
Kiprahnya berlanjut di tingkat nasional. Dalam Pemilu 2024, Yulisman berhasil meraih kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau II.
Kemenangan itu menjadi bukti pengaruhnya di akar rumput masih solid, sekaligus menandai kembalinya figur lokal yang berpengaruh di kancah nasional.
Momentum Regenerasi
Jika restu DPP benar-benar dikukuhkan dalam Musda, kepemimpinan Yulisman akan menjadi momentum regenerasi di tubuh Golkar Riau.
Di tengah bayang-bayang isu korupsi yang pernah menjerat sejumlah kader, kehadiran Yulisman dinilai membawa harapan baru bagi publik dan simpatisan partai.
“Golkar butuh figur yang bisa menyatukan, bukan memecah. Yulisman punya kemampuan itu,” ujar Syamsul menegaskan.
Namun, jalan politik Yulisman tidak akan mudah.
Ia perlu merajut kembali konsolidasi internal pasca-Musda, terutama di tengah rivalitas antarblok yang masih terasa.
Publik Riau akan menilai sejauh mana Yulisman mampu menjaga soliditas partai dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Golkar.
“Kalau ia bisa menjaga harmoni di dalam, Golkar Riau bisa kembali menjadi kekuatan politik utama,” kata Syamsul Rakan Chaniago.
Dengan dukungan yang kian menguat, langkah politik Yulisman tampak semakin pasti.
Musda akhir pekan ini menjadi panggung penentu arah baru Partai Golkar Riau. *










