oleh

Ditinggal Kerja Sang Ibu, Anak Perempuan 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Tiri

SIDOARJO – Polisi menetapkan seorang pria sebagai tersangka penganiayaan yang menewaskan balita anak tirinya.

“Pelaku sudah ditangkap dan ditetapkan menjadi tersangka. Saat ini ditahan di Mapolresta Sidoarjo,” ujar Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Osca Stefanus, Rabu (3/11/2021).

Dicky Setiawan (30) pria ini sempat jadi bulan-bulanan warga di Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/11/2021) malam.

Wargan Candi, Sidoarjo, itu diduga telah menganiaya anak tirinya yang berusia tiga tahun hingga meninggal dunia.

Baca Juga:   Direktur Teknik PDAM Magetan Jadi Tersangka Korupsi di Madiun

Menurit informasi, warga mendapat kabar bahwa bocah tiga tahun putri dari Wiwik, warga setempat, meninggal dunia akibat terjatuh di kamar mandi.

Balita ini dibawa ke rumah sakit, tapi tidak tertolong. Dari rumah sakit, jenazah bocah itu dibawa ke rumahnya di Porong. Warga pun memandikannya sebelum dikebumikan.

“Saat memandikan jenazah balita itulah, warga curiga,” kata warga di sana.

Baca Juga:   Pinjol Ilegal di Surabaya dan Sidoarjo Digerebek Polda Jatim

Kecurigaan muncul saat keluarganya memandikan korban, melihat beberapa luka di tubuh jenazah bocah itu.

Bahkan ada beberapa luka seperti bekas sulutan rokok di tubuhnya, dan sejumlah lebam.

Melihat hal itu, warga sempat menanyakan hasil pemeriksaan rumah sakit ke ayah tiri korban.

“Dijawab visumnya belum keluar. Warga pun semakin curiga,” lanjutnya.

Warga pun tak tahan lagi, mereka geram atas ulah Dicky. Mereka melaporkan pria itu ke polisi.

Baca Juga:   Advokat Penganiaya ART Disebut Alami Gangguan Jiwa

Saking geramnya, warga sempat beramai-ramai memukuli pria itu, sampai akhirnya petugas mengamankannya.

“Pelaku diamankan petugas. Selanjutnya dilimpahkan ke Polsek Candi karena peristiwanya terjadi di Candi,” kata Kapolsek Porong Kompol Rochsul.

Diketahui, pelaku menganiaya korban di rumah kontrakan di Sumokali Candi, Sidoarjo.

Penganiayaan terjadi saat ibu korban Wiwik Agustin pergi bekerja pada Senin pagi. (*)

Komentar

Berita Lainnya