JAKARTA – Gelandang Inter Milan Christian Eriksen (28 tahun) sedang galau. Dirinya tidak tahu rencana masa depan klub untuknya. Setelah mendapat kabar akan dijual pada bursa transfer musim panas ini.
Meski demikian dirinya mengaku pasrah dengan pilihannya Nerazzurri. Padahal, Eriksen baru didatangkan Inter dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari lalu senilai €27 juta. Ia meneken kontrak bersama Nerazzurri hingga Juni 2024.
Namun, pemain asal Denmark itu bukan favorit pelatih Antonio Conte. Pada sisa musim 2019/20, sang pemain baru delapan kali tampil sebagai starter di Serie A Italia.
Eriksen dianggap gagal nyetel dalam skema Conte. Bahkan, saat nama pertama diplot di posisi naturalnya sebagai trequartista dalam formasi 3-4-1-2.
Ketimbang Eriksen, Conte lebih suka menurunkan Marcelo Brozovic atau Nicolo Barella. Kedatangan sang pemain pun sempat ditengarai bukan atas keinginan si pelatih, melainkan presiden klub Steven Zhang. Eriksen kini tergabung dalam skuad Timnas Denmark menjelang laga UEFA Nations League kontra Belgia dan Inggris.
”Saya memiliki beberapa hari libur, tetapi sekarang saya bersama Timnas dan saya masih belum memiliki informasi tentang apa yang akan dilakukan klub saat saya kembali,” kata Eriksen kepada media Denmark, DR Sporten, Kamis (3/9).
”Saya tentu berharap untuk kembali dan memulai dari awal, lalu kami harus melihat apa yang sebenarnya dipikirkan pelatih,” tambahnya.
Eriksen bukan favorit pelatih Antonio Conte. Pada sisa musim 2019/20, sang gelandang baru delapan kali tampil sebagai starter di Serie A Italia.
Selama di Inter, Eriksen diturunkan dalam total 26 laga di semua kompetisi dengan sumbangan empat gol dan tiga assist. Termasuk dimainkan dari bangku cadangan dalam kekalahan di final Liga Europa dari Sevilla.
”Dulu saya selalu menjadi starter, sekarang saya menjalani situasi baru. Saya harus bekerja keras untuk keluar dari keadaan ini lalu melihat lagi ke belakang, apakah saya melakukannya dengan benar atau salah,” kata Eriksen.
”Anda harus menerima semuanya begitu saja. Saya merasa saya telah melakukan bagian saya dan secara keseluruhan, saya senang dengan pilihan yang saya buat untuk datang ke Inter dan saya masih di sini,” pungkasnya.
Tercatat, Eriksen menjadi salah satu dari lima alumni Liga Primer Inggris yang didatangkan Inter pada musim 2019/20.
Empat pemain lainnya, yakni: Alexis Sanchez, Romelu Lukaku, Ashley Young, dan Victor Moses, pemain yang dipinjam dari Chelsea. (oke/sep)
SIBERINDO.CO – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong transformasi besar bagi kawasan industri di Indonesia agar tidak lagi identik dengan
SIBERINDO.CO – Keberhasilan pembangunan tidak lagi dapat diukur semata melalui pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, atau peningkatan investasi. Di tengah tantangan perubahan iklim,
SIBERINDO.CO – Pelestarian lingkungan hidup tidak cukup diwujudkan melalui regulasi dan penegakan hukum semata. Kesadaran masyarakat yang tumbuh dari nilai-nilai budaya menjadi
SIBERINDO.CO – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk mencegah praktik Serakahnomics,
SIBERINDO.CO – Menjaga lingkungan ke depan bukan hanya menjadi tanggung jawab ekologis, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
Komentar