oleh

Selingkuhi Istri Orang, Samsuddin Tewas Dihujani Tikaman

POLMAN – Penganiayaan berat yang merenggut korban jiwa, kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Korban bernama Samsuddin (39), tewas dengan sejumlah luka tikam di tubuhnya.

Korban berasal dari Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, meregang nyawa dalam perjalanan menuju Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan.

Peristiwa yang sempat mengundang perhatian warga, ini terjadi di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Selasa sore (02/02/2021) sekira pukul 15:30 Wita.

Detik-detik peristiwa penganiayaan, terekam kamera warga, dan telah beredar luas di media sosial.

Baca Juga:   Pamit Mencari Rotan, Seorang Perempuan Diduga Terseret Arus

Pelaku yang diketahui bernama Abdul Rasak (40) diringkus personel kepolisian dari Polsek Campalagian, saat bersembunyi di tengah areal persawahan warga Desa Botto.

“Pelaku diamankan anggota tanpa perlawanan saat berada di rumah sawah,“ kata Kapolsek Campalagian, Iptu Sukirno AS, kepada Paceko.com grup Siberindo.co, Selasa malam.

Menurut Sukirno, kronologis kejadian bermula ketika korban yang mengendarai mobil, sedangkan pelaku mengendarai sepeda motor, berkendara di arah yang sama.

Tanpa diduga, pelaku tiba-tiba menyenggolkan sepeda motornya, ke arah mobil korban.

“Begitu mobil berhenti, pelaku kemudian membuka pintu mobil dan menghujani korban dengan tikaman badik,“ terangnya.

Baca Juga:   Lebih 8.000 Warga Masih Bertahan di Pos-pos Pengungsian

Selanjutnya kata Sukirno, dengan kondisi terluka parah, korban sempat turun dari mobil dan berlari dengan harapan dapat menyelamatkan diri.

“Tapi kondisinya sudah pendarahan akibat terluka parah. Pada saat dilarikan ke Puskesmas itu, dalam perjalanan sudah meninggal dia,“ ujarnya

Sejauh ini, polisi belum dapat memastikan motif tindak penganiayaan berat yang merenggut korban jiwa ini.

Beredar kabar, amukan pelaku dipicu rasa sakit hati, lantaran menduga korban berselingkuh dengan istrinya.

Baca Juga:   Panen Raya di Polman, Wagub Sulbar Sebut Sektor Pertanian Tumbuh Positif

“Dugaan sementara seperti itu, pelaku belum sempat kita konfirmasi, dari informasi masyarakat ada seperti itu,” ujar Sukirno.

Selain itu, polisi juga mendapat kabar dari pihak keluarga, bahwa pelaku pernah menderita gangguan kejiwaan.

“Memang pelaku sedikit ada kelainan, karena pernah juga dipasung sebelum dibawa ke rumah sakit, berdasarkan informasi dari keluarganya,“ tutup Sukirno.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi mengamankan pelaku di Mapolres Polewali Mandar.

Sebilah badik yang dipakai menganiaya korban hingga meninggal dunia, turut diamankan polisi sebagai barang bukti.(thaya/sur/red)

Komentar

Berita Lainnya