oleh

Jokowi Tak Pernah Marahi Sudirman Said Karena Laporkan Setya Novanto

Presiden Joko Widodo (dok)

JAKARTA – Sudirman Said yang saat ini menjadi Wakil Kapten Tim Nasional Pemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar membuat pengakuan dirinya pernah dimarahi Presiden Jokowi karena melaporkan Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Waktu itu Setya Novanto dilaporkan atas kasus permintaan saham PT Freeport dengan mencatut nama Jokowi-JK –kasusnya dulu dikenal publik dengan istilah ‘Papa Minta Saham’.

Sudirman Said kala itu tengah menjabat Menteri Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) era Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pengakuan Sudirman dilontarkan usai sebelumnya mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengaku pernah diminta Presiden untuk menghentikan kasus dugaan korupsi KTP elektronik yang melibatkan Setya Novanto.

Menanggapi pengakuan itu Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan Presiden Jokowi tidak pernah memarahi Sudirman Said atas hal melaporkan mantan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD atas kasus meminta saham PT Freeport.

“Tidak benar Presiden Jokowi memarahi Sudirman Said karena melaporkan Setya Novanto (Ketua DPR saat itu) ke MKD pada tahun 2015,” kata Ari Dwipayana dalam pesan singkat di Jakarta, Sabtu.

Dia menyebut faktanya, Presiden seperti disampaikan Sudirman Said sendiri pada l 7 Desember 2015 di Istana, justru sangat mengapresiasi proses terbuka yang telah dilakukan MKD dan terus mengikuti dari berbagai media dan stafnya.

“Presiden juga berpesan untuk terus mendidik masyarakat karena persoalan etika itu penting bagi publik,” ucap Ari.

Ari mengatakan fakta-fakta itu bisa dicek dalam pemberitaan media massa kala itu. (*)

 

Berita Lainnya