oleh

Uci Ngamuk karena Sang Pacar tak Ada di Rumah, Akhirnya Tewas Dikeroyok

TASIKMALAYA – Kecewa karena perempuan idamannya tak di rumah, seorang pria mengamuk. Warga yang tak terima, mengeroyoknya sampai akhirnya pria ini tewas.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Bantarpari, Rt 05 RW 01, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (30/11/2021) dini hari.

Pria itu dikenali sebagai Uci Sanusi Pane (50), warga Barengkok, Desa Panyiaran, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Wanita idaman yang hendak dikunjunginya adalah Sunarti (40), seorang janda, warga Bantarpari.

Baca Juga:   Polres Lhokseumawe Ringkus Sebelas Tersangka Kasus Narkotika

Menurut informasi, malam itu Uci Sanusi Pane, bertandang ke Kampung Bantarpari untuk menemui Sunarti.

Tampaknya itu kunjungan pertama, karena Uci tidak tahui peris lokasi rumah milik Sunarti.

Dia pun bertanya kepada Topa (33) warga setempat dan anggota Karang Taruna. Topa lalu mengantarkannya ke rumah Sunarti.

Tiba di rumah Sunarti, ternyata Sunarti tidak ada. Uci justru menuduh warga menyembunyikannya.

Ia pun mengamuk, berkoar-koar mengancam akan membakar rumah Sunarti kalau pujaan hatinya itu tidak bisa ditemui.

Baca Juga:   Begini, Kronologi Proklamasi dan Isi Pidato Tiga Jenderal NII dari Garut

Marinun anggota Linmas desa Sindangjaya yang datang ke lokasi mencoba menenangkan Uci,  justru diserang.

Topa yang telah memandunya ke Rumah Sunarti juga dihantam balok kayu. Heboh. Warga yang terganggu oleh ulah Uci pun berdatangan.

Mereka langsung beramai-ramai menyerang dan mengeroyok Uci. Akhirnya lelaki ini meninggal dunia.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono mengatakan, benar ada peristiwa itu.

Kataa Rimsyahtono, pengeroyokan dilakukan massa karena Uci berbuat onar dan mengancam akan membakar rumah warga.

Baca Juga:   Vaksinasi Anak Capai 72 Persen, Polisi Kerahkan Badut dan Bagi-bagi Hadiah

Pada peristiwa itu Uci Sanusi Pane terus berteriak teriak sampai membangunkan warga yang sedang tertidur.

Kata Kapolres Tasikmalaya, Warga mencoba menenangkannya, namun pria itu malah balik menantang warga.

Untuk keperluan autopsi, korban pengeroyokan massa di bawa ke RSUD Dokter Soekardjo kota Tasikmalaya.

Pihak kepolisian terus bergerak untuk mencari para pelaku pengeroyokan tersebut. (*)

Berita Lainnya