oleh

Batam Dipenuhi Genangan Air, Warga Mulai Resah

BATAM — Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Sabtu (31/10/2020) malam, menyebabkan beberapa titik lokasi banjir. Debit air terlalu banyak dan tidak bisa tertampung oleh drainase utama.

Salah satu lokasi Banjir adalah, ruas jalan depan perumahan Villa Mukakuning, Tembesi, Sagulung. Lokasi ini digenangi Banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa. Arus lalu lintas macet total, sebab kendaraan sama sekali tak bisa melintas. Jika dipaksakan maka kendaraan akan mogok.

“Hujan turun dengan deras. Drainase tidak bisa menampung debit air yang begitu banyak,” ucap Freddy, warga Tembesi.

Menurut Freddy, drainase utama di depan Perumahan Villa Mukakuning sudah cukup besar. Tapi drainase tersebut tidak dapat menampung seluruh debit air yang datang dari benerapa perumahan di Batuaji.

“Airnya mengalir dari tiap perumahan di seberang Villa Mukakuning, akhirnya air hujan meluap dan lumpuhkan arus lalulintas,” tutur Freddy.

Tidak hanya jalan raya saja, beberapa rumah warga seperti Tembesi Raya, Griya Surya Kharisma Batuaji juga dimasuki air hujan. Warga pun kewalahan untuk menyelamatkan barang-barangnya.

“Biasanya jika turun hujan, airnya tidak sampai masuk ke dalam rumah, tapi ini sudah masuk ke dalam rumah,” ucap Yanci, warga Griya Surya Kharisma.

Yanci menuturkan, air hujan tiba tiba meluap dari jalan perumahan. Bahkan selokan yang terpasang di depan rumah tidak sanggup lagi untuk menampung air.

“Kewalahan juga, Bang. Saya juga takut jika hewan melata masuk ke dalam rumah,” keluhnya.

Selain di lokasi tersebut, situasi yang sama juga terjadi di jalan raya dekat lingkungan rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah. Banjir menggenangi hampir seluruh ruas jalan sehingga sulit dilalui kendaraan.

Situasi yang tidak bersahabat ini terjadi hampir tiga jam sehingga benar-benar melumpuhkan aktifitas sebagian warga. Warga pun berharap supaya ada penanggulangan yang tepat dan cepat dari petugas terkait.

“Penyebabnya tentu drainase. Banyak drainase atau jalur penyebarangan air yang belum maksimal, makanya harus ada penanggulan yang cepat,” ucap Doni, warga lainnya, seperti dilansir pos metro dan batamclick.com grup siberindo.co.

Seperti di ketahui, upaya penanggulangan Banjir sudah sering dilakukan oleh pihak Kecamatan seperti normalilasi. Namun itu tadi, hujan yang mengguyur wilayah Batuaji dan Sagulung cukup deras dab berlangsung lama, sehingga drainase tidak sanggup untuk menampung debit air

Pantauan lain di lapangan, sampai Minggu (1/11) siang, genangan air masih terlihat di perbatasan Batuaji dan Sagulung. Genangan air tersebut berada persis di depan Simpang kavling Baru. (*)

 

Komentar

Berita Lainnya