oleh

Sekjen PSSI Akan Canangkan Ternate Sebagai Kota Sepak Bola

TERNATE — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi direncanakan mencanangkan Ternate sebagai kota sepak bola.

“Pencanangan itu dirangkaikan dengan pembukaan Liga Ternate Premier League (TPL) tahun 2020-2021 yang digelar Asosiasi Kota (Askot) PSSI Ternate, di Stadion Gelora Kie Raha (GKR) Ternate,” ujar Ketua Askot PSSI Ternate Muhdin Taha, Senin (2/11/2020).

Muhdin mengaku, berdasarkan hasil konsultasi dengan PSSI melalui Sekjen, Kota Ternate sangat layak menjadi kota sepak bola. Ternate telah melahirkan banyak pemain-pemain sepak bola yang sebagian besar merumput di sejumlah klub di Tanah Air  termasuk sejumlah pemain yang memperkuat Timnas Indonesia.

Penetapan Kota Ternate sebagai kota Sepak bola bukan terjadi begitu saja. Kata dia, sejak dua tahun Askot Ternate merintis hal tersebut dengan mempersiapan sejumlah perangkat baik pelatih maupun wasit yang memiliki lisensi PSSI.

Dukungan lainnya datang dari kalangan pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub-klub sepak bola di Ternate.

“Askot selalu bersinergi dengan klub-klub maupun SSB yang memiliki pemain,” katanya.

Dicanangkannya Ternate kota sepak bola untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Ternate dalam hal ini Persiter. Dorongan Askot disertai berbagai kegiatan dan program untuk kemajuan sepak bola di Ternate.

Muhdin mengatakan, baik kegiatan TPL maupun pencanangan Ternate Kota Sepak Bola telah mendapat dukungan Pemkot Ternate melalui Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Kota Ternate.

“Alhamdulillah Pemkot melalui Kadispora sangat memberikan respon, begitu juga ketua Koni Ternate yang selalu memberikan dukungan kepada Askot,” sebutnya.

Ia menambahkan, tak hanya Sekjen PSSI yang akan hadir tetapi Kemenpora melalui Dirjen pengembangan prestasi olahraga juga telah menyatakan kesediaanya untuk hadir.

“Permintaan ketua KONI Ternate kepada Dirjen untuk hadir di Ternate telah disetujui,” katanya seraya menambahkan ada sejumlah ketua Asprov PSSI terdekat juga telah bersedia hadir.

Askot berharap, kehadiran Sekjen PSSI dan Dirjen Pengembangan Prestasi Olahraga akan memberikan dampak besar bagi dunia olahraga di Ternate, lebih khusus lagi sepak bola Ternate.

Terakit dengan Liga Ternate Premier League (TPL) tahun 2020-2021, Muhdi juga menambahkan, Askot PSSI Ternate lebih memprioritaskan para pemain muda. Sehingga pembatasan skala umur pemain yang nantinya berlaga di antaranya, usia 17 hingga 22 tahun ditambah dengan 3 pemain senior.

“Tujuan dari TPL ini untuk pemain liga III, sehingga kami lebih memprioritas pemain muda dan sudah menjadi kesepakatan semua klub yang mendaftar di Askot,” katanya.

Komentar

Berita Lainnya