oleh

Dalam Lima Hari Terjadi Dua Kali Guuguran Awan Panas

MEDAN – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali Erupsi pukul 13.41 WIB, Kamis (1/4/2021).

Hal itu ditandai dengan luncuran guguran awan panas teramati dengan jarak 500 meter di atas puncak.

“Sementara kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin seperti dikutip Antara.

Baca Juga:   Lagi, Awan Panas Meluncur Sekitar 800 Meter ke Arah Hulu Kali Krasak

Natanail mengemukakan, Erupsi gunung setinggi 2.960 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 88 mm dan durasi lebih kurang 43 detik.

Saat ini, Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi warga dan petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang warganya sudah dipindahkan serta di lokasi dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Baca Juga:   Guguran Awan Panas Capai Jarak 3,5 Km, Warga Tetap Beraktivitas 

Selain itu, radius sektoralnya pada lima kilometer untuk sektor selatan-timur dan empat kilometer untuk sektor timur-utara.

Natanail juga mengingatkan jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker saat keluar rumah untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan warga.

Sebelumnya, Sabtu (27/3/2021)!sekitar pukul 12.00 WIB terjadi erupsi, ditandai dengan luncuran guguran awan panas teramati dengan jarak 1.000 meter yang mengarah ke timur dan tenggara.

Baca Juga:   Luncuran Awan Panas Capai Lokasi Terjauh, Begini Arahan BPBD

Gunung Sinabung adalah gunung api yang kini paling aktif di Sumatera, setelah letusan besar pada 27 Agustus 2010.

Sebagaimana Merapi di Jawa, Sinabung terus menerus dalam proses peletusan. Letusannya dikategorikan Erupsi freatik yang diikuti jatuhan abu vulkanik ke sekelilingnya. (*)

Komentar

Berita Lainnya